Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Tuntut Ahok Diberhentikan, Mahasiswa Ditangkapi Polisi, sebagian Mengaku Dipukul

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 15 Februari 2017 15:43 3:43 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 15 Februari 2017 15:13
Bagikan
[ILUSTRASI] Foto kiriman Humas PP KAMMI terkait penganiayaan oknum polisi terhadap mahasiswa.
Bagikan

Hidayatullah.com– Ratusan mahasiswa menggelar aksi menuntut pemerintah memberhentikan sementara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), terdakwa kasus penistaan agama, dari jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Alih-alih menyampaikan aspirasi, Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia Wilayah Jabodetabek-Banten (BEM SJB) mengungkapkan, telah terjadi penangkapan atas sejumlah presiden mahasiswa (presma) oleh aparat polisi di Jakarta Pusat, Selasa (14/02/2017). Kepolisian mengakui menahan 4 mahasiswa.

Penangkapan itu, ungkapnya, terjadi ketika 100-an mahasiswa dari sejumlah universitas dan perguruan tinggi itu baru mulai menggelar aksi tersebut. Di antaranya dari PNJ, UNJ, STEI SEBI, IPB, dan lain-lain.

Aliansi Organisasi Mahasiswa Kecam Penganiayaan oleh Oknum Polisi Ambon

Diungkapkan, Selasa siang sebelum zuhur, jelang aksi, para mahasiswa dan sejumlah presma berkumpul di dekat menara ragam depan Istana Negara, Jakarta Pusat. Di sini dilakukan pengarahan.

“Ketika sedang melakukan briefing, Pak (Kombes Pol) Dwiyono selaku Kapolres (Metro) Jakarta Pusat datang menghampiri kami dan menyuruh massa aksi dimundurkan ke (kawasan) Patung Kuda,” ungkap Andri Sutomo, mewakili BEM SWJ dalam pernyataan tertulis diterima hidayatullah.com, Rabu (15/02/2017).

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Permintaan kepolisian itu ditolak oleh para mahasiswa. Sebab, menurutnya, antara lain karena tidak ada yang dilanggar pada aksi tersebut.

“Memang, hari ini (kemarin, Selasa. Red) masa tenang kampanye, tapi bukan masa tenang beraspirasi bukan?” ujarnya.

Tolak BBM, Mahasiswa Dikejar dan Dipukuli Polisi Hingga Mushola

Tiba-tiba, ungkapnya, Kapolres Dwiyono menginstruksikan anggotanya untuk menangkap para presma dan dimasukkan ke dalam mobil.

“Semua massa aksi pun turut diringkus dan dibawa menggunakan kendaraan minibus polisi, sedangkan para presiden mahasiswa dibawa menggunakan mobil khusus,” ungkapnya.

Dalam penangkapan itu, menurutnya, sebagian massa digiring paksa dengan pengawalan bersenjata dan diangkut ke dalam Kopaja. Sementara massa aksi lain yang berada di tengan jalan turut diringkus.

“Presiden mahasiswa masing-masing kampus diseret paksa dengan represif dan anarkis oleh aparat yang jumlahnya sangat banyak,” ungkapnya.

Massa yang diringkus kemudian dibawa ke kompleks Mapolda Metro Jaya, sementara para presma diamankan secara khusus di dalam Mapolda. “Namun, massa aksi yang dibawa ke Mapolda diusir dengan bengis dan tidak diperbolehkan masuk,” ungkapnya.

Muslim Pandaan: “Kita Doakan Polisi Segera Menangkap Ahok Atau Biar Malaikat Maut Segera Menangkapnya”

Kronologi Singkat

Aliansi BEM mengungkapkan kronologi singkat tindak kekerasan oleh kepolisian itu. Pada sekitar pukul 12.00 WIB terjadi kasus pemukulan oleh aparat terhadap mahasiswa.

Kemudian, pada pukul 12.30 WIB, massa aksi berkumpul untuk merundingkan strategi kegiatan yang akan dilakukan.

“Pukul 13.00 WIB, aparat menyediakan bus untuk massa aksi agar seluruh massa aksi kembali ke kampus. Akan tetapi, massa aksi tetap ingin ke Mapolda untuk menjemput teman mahasiswa yang ditahan,” ungkapnya.

Selanjutnya, sekitar pukul 14.30 WIB, massa aksi yang tidak dibawa ke Mapolda itu menunaikan shalat di Kantor Kemenkeu RI.

Saat itu, menurutnya, massa diancam untuk membatalkan aksi. Sementara para presma kampus masih diamankan oleh aparat di Mapolda.

“Ini bentuk kepanikan rezim yang otoriter dan terindikasi ada intervensi politik dalam penegakan hukum,” ujarnya mengecam.

Keluarga Alumni KAMMI Desak Presiden Berhentikan Ahok Sesuai Aturan

Menurut Aliansi BEM, gerakan mahasiwa tidak mengenal masa tenang ataupun masa libur.

“Gerakan mahasiswa akan tetap terus ada bahkan bisa lebih besar untuk menjatuhkan rezim jika kedzaliman masih ada di negeri ini,” ujarnya.

Sementara, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, membantah kepolisian melakukan penangkapan tersebut. Namun kepolisian mengakui telah melepaskan 4 mahasiswa yang ditahan.

“Kami tidak melakukan penangkapan, kemarin ada kegiatan unjuk rasa di Patung Kuda tidak ada pemberitahuan sesuai ketentuan undang-undang kami bubarkan,” ujar Argo di Jakarta, Rabu (15/02/2017) kutip Antara.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:"aksi damai bela Islam adili ahok"ahokAliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia Wilayah Jabodetabek-BantenAndri SutomoArgo YuwonoBadan Eksekutif MahasiswaBasuki Tjahaja PurnamaBEM SI JBdemonstrasiDwiyonoGubernur DKI JakartaKapolres Metro Jakarta Pusatkebebasan berpendapatkekerasan atas mahasiswakekerasan polisimahasiswaoknum polisiorganisasiPemberhentian sementara AhokpenganiayaanPolda Metro Jayapresiden mahasiswaunjuk rasa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Yahya Al-Sinwar Dilantik jadi Pemimpin Tertinggi Hamas
Tulisan selanjutnya Tim Hukum Justice For All: Penyumbang Tak Keberatan Dananya untuk Umat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?