Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kongres AS Tolak RUU Kesehatan Trump

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 Maret 2017 21:47 9:47 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 Maret 2017 04:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menerima pukulan telak setelah aksi kongres (DPR) memblokir rancangan undang-undang kesehatan.

Baru dua bulan berkuasa, Trump terpaksa menarik kembali RUU kesehatan. Kondisi itu menyebabkan janji Pemilu Trump untuk menghapuskan rencana kesehatan oleh mantan Presiden AS, Barack Obama itu tidak kesampaian.

Trump mengatakan RUU kesehatan adalah korban dari pendukung oposisi Demokrat. Kedepannya, setiap undang-undang kesehatan kemungkinan akan membutuhkan dukungan Demokrat.

“Kami benar-benar menguasainya. Cukup banyak di sana, ada dalam genggaman. Tapi saya akan memberitahu Anda apa yang akan datang itu adalah rancangan undang-undang yang lebih baik karena ada hal-hal dalam RUU ini yang saya tidak begitu suka. Jika kedua belah pihak bisa bersama-sama dan melakukan perawatan kesehatan yang nyata, itulah yang terbaik,” katanya  seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (25/3/2017).

Baca:  Syeikh al Qardhawi: Kebijakan Donald Trump, Bentuk Permusuhan dan Rasisme

Dia juga mengatakan terkejut dan kecewa dengan sikap oposisi dari Gedung Freedom Caucus, kelompok konservatif yang mencegah Partai Republik menggunakan mayoritas mereka di DPR untuk meluluskan undang-undang itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ketika ditanya apakah ia merasa dikhianati oleh Freedom Caucus, Trump mengatakan tidak merasa dikhianati.

“Tidak, aku tidak merasa dikhianati. Mereka teman-teman saya. Saya kecewa karena kami bisa meloloskannya. Jadi aku kecewa. Aku sedikit terkejut, harus jujur

Partai Republik menarik RUU Layanan kesehatan yang seharusnya menggantikan skema Asuransi Kesehatan Obamacare, yang diberlakukan oleh mantan Presiden Barack Obama. Anggota-anggota Partai Demokrat suara bulat menolak RUU tersebut.

Baca: Presiden AS Paling Tak Disukai, Hari Kedua Berkantor Donald Trump Diprotes Ratusan Ribu Orang

Pasca RUU Layanan Kesehatan yang diusulkannya gagal mendapatkan dukungan Kongres pada Jumat, Donald Trump mengatakan dia akan beralih ke reformasi perpajakan.

RUU itu akan menggantikan layanan kesehatan Affordable Care Act yang diterapkan oleh pemerintahan Barack Obama, yang ditolak selama bertahun-tahun oleh partai Republik yang mendukung Trump.

Obamacare mewajibkan seluruh rakyat AS untuk memiliki asuransi kesehatan tetapi menawarkan subsidi bagi warga yang berpenghasilan rendah.

Baca: George Soros: Donald Trump Diktator, Dia akan Jatuh

“Saya akan mengatakan bahwa kita akan memulai dengan sangat, sangat keras untuk pemotongan pajak yang besar dan reformasi perpajakan. Itu yang akan datang,” kata Trump, dikutip BBC.

Pada Hari Sabtu (25/03/2017) Trump juga mengulang klaimnya bahwa layanan kesehatan yang diterapkan sejak pemerintahan sebelumnya, atau yang dikenal Obamacare, akan ‘meledak’, dengan menulis cuitan “Kita akan bersama dan mengumpulkan rencana besar layanan kesehatan bagi RAKYAT. Jangan khawatir!”

Obamacare telah meningkatkan premi asuransi. Dan juga menerapkan penalti pajak terhadap warga yang tidak memiliki asuransi – banyak diantara mereka berpenghasilan rendah – sampai menengah.

Namun, layanan kesehatan itu juga melarang perusahaan asuransi untuk menolak memberikan perlindungan kesehatan bagi warga dengan riwayat penyakit sebelumnya, dan mengizinkan anak muda untuk tetap masuk dalam layanan itu bersama orangtuanya sampai usia 26 tahun.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Asuransi KesehatanDonald TrumpObamacarePartai Demokratpartai RepublikPresiden Barack Obama
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Khumarawaih, Pemimpin yang Rajin Ziyarah Kubur
Tulisan selanjutnya Din Syamsuddin Dapat Penghargaan ‘Doktor Honoris Causa’ dari Universitas Fatoni

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?