Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Aung Suu Kyi Kembali Tolak PBB Selidiki Kekerasan Etnis Rohingya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 5 Mei 2017 00:16 12:16 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Mei 2017 03:30
Bagikan
Peraih Nobel asal Myanmar (Burma) Aung San Suu Kyi
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi mengulangi pendirian negaranya, menolak ketetapan  Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)  misi internasional yang berencana menyelidiki tuduhan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) oleh pasukan keamanan Myanmar di wilayah Rakhine.

Pada Maret lalu, badan PBB untuk urusan hak asasi manusia itu sepakat untuk mengerahkan tim pencari fakta ke Myanmar untuk menyelidiki tudingan pembunuhan, pemerkosaan dan penyiksaan terhadap warga Rohingya di Rakhine.

“Kami tidak sepakat dengan itu,” tegas Suu Kyi dalam konferensi pers bersama Direktur Diplomatik Uni Eropa Frederica Mogherini dalam kunjungannya ke Brussels, Belgia seperti dilansir AFP, Rabu (2/5/2017).

“Kami telah melepaskan diri kami dari resolusi karena kami pikir resolusi itu tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya terjadi di lapangan,” imbuhnya.

Baca:  Pejuang Demokrasi Aung San Suu Kyi Berang Diwawancarai Jurnalis Muslim

Berbicara dalam kunjungan ke Brussels,  Suu Kyi ini mengatakan ketetapan UNHCR itu tidak memperhitungkan kondisi di Rakhine dan mungkin hanya memperburuk keadaan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Suu Kyi juga menolak tuduhan bahwa pemerintah Myanmar tidak mengambil tindakan terhadap tuduhan tersebut.

Baca:  Aung Suu Kyi: Hukum Harus Lindungi Hak Minoritas

Suu Kyi juga menolak klaim pemerintah Myanmar gagal bertindak untuk tangani situasi di negeri itu.

Dia menegaskan pemerintahnya berusaha segala yang terjangkau dan menangani masalah pokoknya.

Suu Kyi bagaimanapun mengulangi dukungan terhadap rekomendasi penyidik ​​khusus, Kofi Annan agar mempertimbangkan kembali program mengakui minoritas Muslim Rohingya sebagai warga Myanmar dan menghapus pembatasan perjalanan.

Sebagaimana diketahui, diskriminasi terhadap muslim Rohingya Myanmar menyebabkan pecahnya kekerasan pada 2012 sehingga menyebabkan lebih 100.000 etnis Rohingya mencari perlindungan di kamp-kamp sementara.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aung Suu Kyietnis RohingyaKekerasan Myanmanmuslim RohingyamyanmarPBBPelanggaran HAMRakhine
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Laznas BMH Buka Posko Korban Banjir Bandang Ciwidey
Tulisan selanjutnya Pangeran Saudi Tolak Dialog, Sindir Iran Berambisi Kuasai Dunia Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?