Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

‘Andai Seekor Burung, Aku akan Terbang ke Burma’ [2]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 Mei 2017 09:16 9:16 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Mei 2017 09:16
Bagikan
Poster partai politik di Jammu yang mengajak mengusir etnis Rohingya
Bagikan

Sambungan artikel PERTAMA

Di Jammu, para pengungsi tinggal di deretan tempat penampungan yang berdekatan. Beberapa tempat penampungan memiliki atap yang tipis, dan tembok-tembok yang ditambal. Tempat-tempat sayuran, yang ditutupi dengan beberapa lembar baju, bersandar di sepanjang tembok. Anak-anak bermain dalam debu, bertelanjang kaki dan tak bercelana.

Kehidupan di Jammu tidak bisa dibilang mudah, kata Hussain. “Di sini, jika kamu tidak bekerja sehari, kamu akan kelaparan di hari berikutnya,” katanya. “Kami tidak memiliki waktu untuk memikirkan hal lain selain bertahan hidup.”

Kebanyakan pengungsi Rohinga bekerja sebagai buruh angkut, pekerja harian, atau pembantu. “Aku tidak menyukainya tetapi aku tidak punya pilihan lain,” kata Hussain Ahmed, seorang pengungsi berumur 23 tahun.

Para pengungsi di kamp-kamp tidak banyak berbicara pada orang luar. Mereka menyarankan agar bertanya pada para pemimpin atau orang yang bertanggungjawab atau seringkali pada pemimpin agama mereka. Di banyak kamp, para pengungsi dan pemimpin mereka saling berbagi pemikiran. Komunitas Rohingya memastikan bahwa mereka terkoordinasi dan terorganisi dengan baik. Pemimpin tiap kamp melakukan pertemuan secara reguler untuk mendiskusikan permasalahan penting dalam komunitas mereka.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca:   Aung Suu Kyi Kembali Tolak PBB Selidiki Kekerasan Etnis Rohingya

Maulana Kifayatullah Arkan, seorang ulama berumur 33 tahun, mengatakan bahwa kebutuhan berbicara dengan satu suara agar “dapat mencegah terulangnya penindasan yang kami hadapi di Burma”. Pada pertemuan-pertemuan itu, para pemimpin pengungsi menekankan agar memandang positif wilayah yang menjadi tuan rumah mereka dan pemerintahannya.

Apa yang membuat mereka memilih Jammu?

Zahid Hussain mengatakan bahwa dia pertama kali mendengan tentang Jammu dari seorang rekan pengungsinya di kantor Komisi Tinggi Pengungsi PBB di New Delhi, di mana mereka mendaftarkan diri. “Kami berbicara mengenai upah yang kami dapat,” kata Hussain. “Aku menghasilkan 100 Rupee di Rajasthan dan dia menghasilkan 300 Rupee di Jammu. Ketika aku bertanya padanya apa yang aku lakukan agar kehidupanku lebih baik, dia menyuruhku untuk datang ke Jammu.”

Dia menambahkan para pengungsi di Jammu meyakinkannya untuk pindah ke sana ketika mereka mengatakan bahwa “tidak ada gundagardi, yang akan mencuri uang kita”.

Banyak pengungsi lain mengatakan, “Kami hanya menaiki kereta dan turun di manapun kereta itu membawa kami.” Sedangkan yang lain mengatakan bahwa upah yang lebih besar dan siatuasi yang relatif damai di Jammu merupakan alasan mereka memilih untuk pindah ke negara itu.

Diantara tokoh-tokoh terkenal yang menyatakan keberatan terhadap kehadiran rakyat Rohingya di Jammu ialah pemimpin Partai Panthers, Rakesh Gupta, dan anggota Partai Bharatiya Janata, Hunar Gupta, yang mengirimkan petisi ke Pengadilan Tinggi Jammu dan Kashmir berisi permintaan untuk mengidentifikasi dan mendeportasi pengungsi Rohingya, serta Sunil Sethi, seorang ketua juru bicara BJP di negara itu yang pula pengacara yang mengusulkan kasus tersebut.

“Kami tidak menentang para pengungsi,” kata Sethi. “Mereka tinggal secara ilegal. Rakyat Rohingya telah menduduki tanah pemerintah. Di Jammu dan Kashmir, bahkan warga India tidak dapat menduduki tanah pemerintah,” dikutip laman scroll.in.

Baca:  Kepala Militer Myanmar Membela Diri Operasi Pembersihan Etnis di Rakhine

Baik Singh dan Sethi mengutip pasal 370 – yang ketentuannya mencegah orang luar atau subyek non-negara untuk membeli tanah di sana – dan merugikan “input intelejen” mengenai Rohingya di dalam argumen mereka yang menentang kehadiran pengungsi.

Singh menuduh para pengungsi ditempatkan di sana “dengan dukungan logistik pemerintah,” dia menambahkan bahwa “banyak (etnis Rohingya) yang telah mendapatkan kartu Aadhaar, kartu rasio, dan dalam beberapa kasus kartu PRC (Sertifikat Penduduk Permanen), yang penduduk India, tidak punyai.”

Partai Singh telah mengerahkan opini yang menentang kehadiran pengungsi selama setahun terakhir ini. “Terdapat sebuah tanda peringatan di Jammu,” kata dia. “Orang-orang di Jammu menganggap ini sebagai sebuah bagian dari konspirasi yang lebih besar untuk merusak kedamaian mengingat catatan kriminal etnis Rohingya. Mereka merupakan sebuah bom waktu yang berdetak.”

Sikap oposisi pada pengungsi juga dipicu oleh ketakutan berlebih mengenai laporan-laporan bahwa seorang milisi Rohingya terbunuh dalam sebuah adu tembak dengan pasukan keamanan di lembah tersebut pada Desember 2015.

Pada Januari, Menteri Kepala Mehbooba Mufti mengatakan pada Dewan negara: “Tidak ada etnis Rohingya yang terlibat dalam insiden-insiden terkait militansi. Meskipun begitu, 17 FIR telah didaftarkan pada 38 orang Rohingya karena berbagai dakwaan.” */Nashirul Haq AR (bersambung)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:burmaetnis RohingyaIndiaJammukamp pengungsi NarwalKashmirmyanmarPengungsi RohingyaRohingya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Organisasi Bubar, Ideologi Berkobar
Tulisan selanjutnya Bukan Buni Yani, Majelis Hakim: Keresahan Masyarakat karena Ucapan Ahok

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?