Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Oposisi Syiah Iraq Desak Saudi-Iran Lakukan Dialog

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 Mei 2017 16:19 4:19 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Mei 2017 16:19
Bagikan
Pemimpin Syiah Iraq Moqtada al-Sadr
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemimpin oposisi Iraq dan tokoh Syiah Moqtada al-Sadr hari Senin mendesak pemerintah Arab Saudi dan Iran untuk terlibat dalam “dialog serius” dengan maksud untuk mencegah  “perang sektarian”  di wilayah tersebut.

“Kami senang dengan perkembangan positif baru-baru ini dalam hubungan Saudi-Irak. Kami berharap ini adalah awal dari penurunan ketegangan sektarian di wilayah Arab dan Muslim,” ucapnya, seperti dilansir Anadolu Agency pada Selasa (16/05/2017).

Tokoh oposisi di Iraq itu kemudian mengatakan, pihak yang paling merugi dari konflik sektarian di Timur Tengah adalah warga dari negara di kawasan, termasuk di dalamnya masyarakat Iran dan Saudi.

“Kami berharap ini adalah awal dari de-eskalasi ketegangan sektarian di wilayah Arab dan Muslim,” tambahnya.

“Tapi beberapa negara di kawasan ini, di mana media telah berfungsi untuk memperparah ketegangan, menentang pendekatan ini,” kata al-Sadr.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Pangeran Saudi Tolak Dialog, Sindir Iran Berambisi Kuasai Dunia Islam

Dia menambahkan, satu-satunya korban ketegangan  sectarian adalah orang-orang Suriah, Yaman, Bahrain, Pakistan, Afghanistan, Burma, Iran, Arab Saudi dan lainnya.

Alih-alih melawan tiga serangkai kejahatan, yakni Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Israel dan ISIS, negara-negara Muslim saling bertengkar dan memfokuskan agresi mereka pada rakyat mereka sendiri.

Karenanya ia mendesak Iran dan Arab Saudi ” menahan diri” dan membiarkan rakyat menentukan nasib mereka sendiri.

Baca:  Arab Saudi Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Iran

Ketegangan meningkat antara negara-negara Teluk dan Iran sejak Riyadh memutuskan hubungan diplomatik dengan Teheran awal tahun lalu setelah dua misi diplomatik Saudi di Iran diserang oleh para pemrotes Iran pasca eksekusi seorang tokoh Syiah terkemuka di Arab Saudi, Al Nimr.

Arab Saudi dan sekutunya di Teluk selema ini mengatakan Teheran selalu mendukung milisi bersenjata Syiah al-Houthi di Yaman, yang menguasai sebagian besar negara itu pada tahun 2014.

Konflik enam tahun di Suriah – di mana Iran dan negara-negara Teluk mendukung Rezim Bashar al Assad– juga ikut berkontribusi terhadap kemunduran hubungan Arab-Iran.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudibashar al assadiranIran dan SaudisuriahsyiahTeheranTimur Tengah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KTT Jalur Sutera, PKS: Indonesia Harus Punya Daya Tawar Kuat dengan China
Tulisan selanjutnya Pakar Kelautan ITB: Reklamasi Menenggelamkan Jakarta

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Laporan: ‘Israel’ Danai Kampanye Rp840 Miliar untuk Mempengaruhi Jawaban AI soal Gaza

Berita
29 Juli 2026 20:34
MUI: Konten Keislaman Jangan Kalah di Ruang Digital
Rakerwil Pemuda Hidayatullah DKI Jakarta Bahas Penguatan Peran Pemuda sebagai Penggerak Bangsa
Sheikh Hasina Akan Kembali, Sekutunya Presiden Bangladesh Mohammed Shahabuddin Mengundurkan Diri
Pemerintah Optimistis Ekonomi Syariah Jadi Motor Pertumbuhan Nasional

Terbaru

  • Amankan Laut Merah dari Houthi, Arab Saudi Galang Koalisi Internasional
  • Usai Jadi Pemimpin Politik Hamas, Khalil al-Hayya Langsung Bertemu Menlu Turki
  • Angka Bunuh Diri Tentara ‘Israel’ Terus Naik, Tahun Ini Sudah 16 Tewas
  • Survei: Hampir Separuh Warga AS Dukung Penangkapan Netanyahu
  • Laznas BMH dan Baitul Wakaf Gelar Penanaman Perdana Pisang Cavendish di Sleman untuk Kemandirian Ekonomi Umat
  • Bunuh Majikan dan Kerap Mencuri, ART Asal Indonesia Dibui Seumur Hidup di Singapura
  • Laporan: ‘Israel’ Danai Kampanye Rp840 Miliar untuk Mempengaruhi Jawaban AI soal Gaza
  • Pakai Kacamata AI untuk Menyontek Saat Ujian Nasional Pria Korea Selatan Dipidana
  • Ribuan Sambaran Petir Picu Karhutla Baru di Kanada
  • Ratusan Warga Palestina Kehilangan Tempat Bernaung usai ‘Israel’ Bom Tenda Pengungsian

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?