Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ikhwanul Muslimin Tolak Tuduhan Arab Saudi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 Juni 2017 13:09 1:09 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Juni 2017 13:09
Bagikan
ikhwan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ikhwanul Muslimin hari ini menolak tuduhan Arab Saudi bahwa mereka adalah kelompok teroris.

Dalam satu pernyataan, gerakan itu juga mendesak Arab Saudi menghentikan dukungan kepada Presiden Mesir, Abdul Fattah Al-Sisi dan tidak mendengarkan kata-kata pemimpin Uni Emirat Arab (UEA) yang dianggap perasuah dan penindas.

Senin lalu, Arab Saudi, UEA, Mesir, Bahrain dan Yaman memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar dengan alasan negara itu mendukung kelompok Islam seperti Ikhwanul Muslimin dan Hamas.

Menteri Luar Arab Saudi, Adel Al-Jubeir hari Selasa sempat mengatakan, Qatar harus mengambil beberapa langkah, termasuk menghentikan dukungan kepada Hamas dan Ikhwanul Muslimin, untuk memulihkan kembali hubungan dengan negara Arab lain.

Baca: Serangan Hacker Kantor Berita Qatar Dinilai Awal Mula Krisis Diplomasi

Komentar pejabat Saudi tersebut muncul sehari setelah dia mengatakan bahwa Doha harus mengakhiri dukungannya untuk kelompok Hamas Palestina dan Ikhwanul Muslimin sebelum hubungan dengan negara-negara Teluk Arab lainnya dapat dipulihkan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Berbicara di Ibu Kota Prancis, Paris, Jubeir menuduh Qatar meruntuhkan Otoritas Palestina dan Mesir dalam mendukung Hamas dan Ikhwanul Muslimin. Sebuah tuduhan yang kemudian dibantah Doha.

Jubeir juga mengatakan bahwa Qatar adalah “negara saudara”. Langkah-langkah penghukuman terhadapnya, menurut Al Jubeir, adalah usaha yang bermaksud baik untuk menghentikan dukungan Qatar terhadap “ekstremisme”.

Baca: Mauritania Negara Terbaru Putuskan Hubungan dengan Qatar

Dukungan Arab Saudi terhadap rezim kudeta Jenderal Abdul Fattah Al-Sisi dengan menyediakan dukungan keuangan dan politik, menyerang gerakan Islam modern yang diwakili oleh Ikhwanul Muslimin, mempengaruhi kredibilitas Riyadh, kata pernyataan itu.

Militer Mesir dipimpin Al-Sisi menggulingkan presiden pertama yang terpilih secara demokratis, Mohammad Mursi yang juga pemimpin Ikhwanul Muslimin pada 2013. Tindakan itu didukung oleh Arab Saudi dan UEA.

“Jangan dengan suara-suara menindas dan tidak adil dari UEA. Mereka adalah perasuah yang menjadi wabah dalam dunia Islam dan Arab Saudi. Mereka adalah sekutu Israel, “kata Ikhwanul Muslimin.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudibahrainEmir QatarHAMAShubungan diplomatikIkhwanul MusliminKrisis Diplomasi QatarNegara telukRaja Salman Abdul AzizTamim Hamad al-ThaniUEAUni Emirat Arab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ramadhan Ceria di Sekolah Master Depok, Mahasiswa FMIPA UI Berbagi
Tulisan selanjutnya ICMI: Tak Ada Negara yang Ramah dan Senyaman Indonesia untuk Beribadah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?