Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ramadhan di Mancanegara

Menariknya Ramadhan di Mesir: Dari Maidaturrahman, Musa’adah, sampai Fanush

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 16 Juni 2017 09:25 9:25 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Juni 2017 09:15
Bagikan
Lampu-lampu hiasan (fanush) tampak di daerah Mutsallas, Kairo, Mesir, pada malam hari Ramadhan 1438 H.
Bagikan

Hidayatullah.com– Bulan suci Ramadhan merupakan bulan yang paling dinantikan oleh umat Muslim seluruh dunia. Karena kita semua tahu, bahwa pada bulan ini memilik banyak sekali kemuliaan.

Begitu pun kami, mahasiswa yang belajar di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Banyak yang menarik ketika kita berbicara mengenai Ramadhan di Negeri Kinanah ini. Apa saja itu?

Di antaranya, pertama, ketika bulan Ramadhan tiba, banyak sekali maidaturrahman, yaitu hidangan buka puasa yang biasanya terdiri dari nasi, daging atau ayam goreng, sup kacang, dan sayur.

Biasanya maidaturrahman ini terletak di pinggir jalan atau di masjid. Hidangan ini biasanya disediakan untuk ratusan orang. Dan kalau Anda belum tahu, bahwa tradisi ini sudah ada sejak dahulu kala. Sehingga Ramadhan di Mesir tidak bisa dipisahkan dengan yang namanya maidaturrahman.

Baca: “Ramadhan di Birmingham, Anak Saya Berpuasa Sendirian di Kelas”

Tentu bagi kami mahasiswa Indonesia yang sedang merantau mencari ilmu di Mesir, ini merupakan rezeki dan kesempatan yang paling ditunggu saat Ramadhan tiba. Bagaimana tidak, di samping hidangan yang enak dan mengenyangkan, tentu adanya maidaturrahman bisa menghemat pengeluaran kami sebagai mahasiswa.

Baca Juga

Gadis Timor Leste Masuk Islam, Direstui Kedua Orang Tuanya yang Katolik
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [2]
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [1]
Di Pasar Amal Kiswa Warga Saudi Dapat Baju Lebaran Gratis
Seluruh Sopir Taksi Dubai Diberi Uang Bonus Ramadhan

Oh iya, maidaturrahman ini tidak akan Anda dapatkan selain di bulan Ramadhan saja loh ya….

Acara buka puasa bersama, warga menyediakan maidaturrahman di Kairo, Mesir, Ramadhan 1438 H. [Foto: Zaki untuk hidayatullah.com]
Yang kedua, banyak sekali dermawan Mesir yang membagikan musa’adah (bantuan berupa uang) kepada mahasiswa asing. Orang Arab secara umum, khususnya orang Mesir, terkenal sangat pemurah, terutama pada bulan suci Ramadhan.

Dan tentu saja ini yang paling banyak digandrungi oleh mahasiswa asing, terutama orang Indonesia. Biasanya, para dermawan ini membagikan musa’adah di masjid atau di tempat lainnya semisal toko milik mereka dan sebagainya.

Bantuan uang yang diberikan oleh mereka pun bervariasi, mulai dari 20 pound Mesir (1 pound Mesir = Rp 735) hingga 300 pound Mesir.

Uniknya lagi, entah kenapa hampir di setiap tempat yang terdapat pembagian musa’adah, pasti orang Indonesia yang mengantre paling banyak. Haha….

Baca: Umat Islam Pakistan Berpuasa di Bawah Suhu 46 Derajat Celsius

Yang ketiga, lampu hiasan yang disebut dengan fanush. Lampu ini juga hanya ada pada saat bulan Ramadhan saja loh ya.

Dan biasanya lampu ini memiliki banyak variasi bentuk dan berwarna-warni. Lampu hiasan ini melambangkan antusiasme masyarakat Mesir menyambut bulan suci Ramadhan. Biasanya fanush digantung di toko atau di rumah.

Oh iya, ini info bagi pembaca hidayatullah.com yang belum tahu.

Jadi, setiap bulan Ramadhan di Mesir itu pasti bertepatan dengan musim panas yang cukup menantang bagi orang Indonesia. Pasalnya, panasnya bisa sampai mendekati 42 derajat celsius. Ditambah lagi, dengan panjangnya siang dan pendeknya malam. Karena ketika musim panas tiba, waktu subuh jam 3 dan waktu maghrib jam 7 petang.

Dan yang lebih luar biasanya lagi, baru kali ini ujian di Universitas Al-Azhar juga bertepatan dengan Ramadhan 1438 H dan musim panas.

Tentu ini menjadi tantangan tersendiri bagi kami yang harus berjuang menempuh ujian, sambil berpuasa yang panjang dan menghadapi panasnya Kota Kairo yang menyengat. Tapi semoga saja hal tersebut menambah ganjaran pahala puasa kami tahun ini. Aamiin!* Kiriman Ahmad Zaki Ibrahim, mahasiswa Universitas Al-Azhar Kairo asal Depok, Jawa Barat, untuk hidayatullah.com

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bulan kemenanganbulan puasabulan suci RamadhanKairomahasiswa al-Azharmahasiswa Indonesia di mesirMenyambut RamadhanMesirRamadhanRamadhan 1438 HRamadhan 2017Ramadhan bulan kemenanganRamadhan di MesirSyiar Ramadhanumat Islam MesirUniversitas Al-Azhar MesirWNI di Mesir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mendikbud: Program 8 Jam Per Hari, Siswa juga Belajar di Luar Sekolah seperti Masjid
Tulisan selanjutnya MUI Perkirakan Kajian soal HTI Rampung Agak Lama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Ramadhan di Mancanegara

70.000 Jamaah Berkumpul di Masjid Al-Aqsha untuk Shalat Jumat Terakhir di Bulan Ramadhan

9 Mei 2021 11:22
Ramadhan di Mancanegara

Hadapi Gelombong Kedua Covid-19, Mesir Melakukan Penguncian jelang Hari Raya Idul Fitri

6 Mei 2021 14:00
Ramadhan di Mancanegara

Usia 72 Tahun Tak Halangi Nenek Ini Khatam Al-Quran Meski Gunakan Kaca Pembesar

30 April 2021 10:59
Ramadhan di Mancanegara

Bek Leicester City Berterima Kasih pada Lawan Main setelah Diizinkannya Berbuka Puasa

28 April 2021 13:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?