Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ribuan Warga Inggris Turun ke Jalan Menuntut Pemerintah Mundur

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Juli 2017 20:14 8:14 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Juli 2017 20:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Ribuan warga Inggris turun ke jalan-jalan di pusat kota London hari Sabtu (1/7/2017) guna memprotes kebijakan pemerintah di bidang ekonomi dan mendesak pemerintah mundur.

Para pengunjuk rasa membawa papan bertuliskan seruan agar pemerintah saat ini, yang didominasi politisi Konservatif, segera menyerahkan kekuasaan. Kebanyakan dari mereka menyoroti tragedi kebakaran di rumah susun Grenfell Tower bulan lalu dan pemotongan anggaran layanan publik. Unjuk rasa diprakarsai oleh kelompok yang menamakan diri People’s Assembly Against Austerity, lapor Euronews.

Demonstran berpendapat pemerintahan pimpinan PM Theresa May telah kehilangan legitimasi, sebab partainya, Partai Konservatif, kehilangan kursi mayoritas dalam pemilu legislatif bulan lalu.

“Grenfell mengajarkan kita pesan tentang perumahan, mengajarkan kita pesan bahwa begitu banyak orang ketakutan tinggal di rumah susun, takut akan bahaya, takut akan ketidakpastian,” kata Jeremy Corbyn, politisi dari Partai Buruh, berpidato di depan pengunjuk rasa di lapangan dekat gedung parlemen.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Patut diketahui Partai Buruh kehilangan kekuasaan menyusul referendum Brexit Juni 2016, dan mendorong David Cameron meletakkan jabatan perdana menteri. Politisi-politisi Partai Buruh cenderung ingin Inggris tidak keluar dari Uni Eropa. Sedangkan kubu lawan, Partai Konservatif, cenderung bersikukuh Inggris keluar dari Uni Eropa.

Kecanggungan politisi-politisi Konservatif dalam mengatur negara setelah Inggris resmi menyatakan diri keluar dari Uni Eropa, dan beragam masalah yang muncul setelah itu di masyarakat, menjadi peluru untuk menghantam pemerintah Konservatif saat ini.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Memetik “Keberkahan” Ramadhan
Tulisan selanjutnya Buron 30 Tahun Raja Narkoba Brazil Da Rocha Ditangkap

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Palestina Terkini

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis

Palestina Terkini
13 Juli 2026 05:55
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?