Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Buku Baru Ungkap Alasan Di Balik Persekutuan Iran-Suriah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 5 Juli 2017 17:36 5:36 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Juli 2017 17:36
Bagikan
Bashar al Asad bersama Khamenei
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah buku yang baru saja diluncurkan mengungkap alasan tersembunyi di balik persekutuan Iran dengan Hafez al-Assad dari Suriah, dan hubungan itu berlanjut dengan anak laki-lakinya Bashar, yang berkuasa setelah kematian ayahnya pada tahun 2000.

Dr. Mustafa Abdel-Aziz Morsi, yang sebelumnya merupakan duta besar Mesir untuk Suriah, menulis di bukunya Hafez al-Assad: Between reality and legend’ (Hafez al-Assad: Antara Realita dan LegendaI) bahwa terdapat dua latar belakang pada persekutuan antara Hafez al-Assad dan Iran, memberi masing-masing mereka motif untuk melakukan persekutuan itu.

Penulis mengatakan bahwa pemikiran Iran merupakan untuk “menyediakan sebuah platform bagi pengaruh Iran di wilayah Arab.” Dia menjelaskan bahwa Iran “berencara untuk menemukan sebuah pijakan dan sebuah titik awal politik di wilayah Arab, melalui Suriah,” kutip laman alarabiya.net.

Baca: Laporan: Kepala Pengawal Hizbullah Terlihat di Aleppo

Penulis juga mengatakan bahwa Iran menciptakan Hizbullah di Libanon, yang memberikan Iran sebuah dukungan bagi pendekatan intelektual Khomenei, dan menyediakan kelompok itu uang dan senjata.

‘Diplomasi sandera’

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Setelah menyatakan bahwa Iran telah menggunakan milisi Syiah Hizbullah sebagai sebuah alat politik di Libanon, penulis menegaskan bahwa Teheran telah mempraktikkan di Beirut apa yang disebut sebagai “diplomasi sandera” karena para pemimpin Iran melihat bahwa penggunaan sandera merupakan “sebuah cara untuk menawar kesepakatan yang lebih baik.”

Baca: Siapa Mengirim Pasukan Baret Hijau Iran ke Suriah?

Alasan utama kedua dibalik persekutuan ini, ialah untuk menjatuhkan mantan Presiden Iraq Saddam Hussein.

Laporan-laporan Dr. Morsi mengatakan bahwa beberapa penulis mengatakan bahwa “ada motif sektarian dan agama di balik persekutuan ini.”

Dia menyebutkan beberapa dari mereka mengatakan bahwa “hubungan sektarian merupakan yang terkuat pada akhirnya” untuk memahami persekutuan antara Iran dan Hafez al-Assad. Namun, penulis berasumsi bahwa dimensi sektarian dalam hubungan antara Iran dan Hafez al-Assad “terlalu dibesar-besarkan.”

Namun, dia tidak menyangkal bahwa hal itu pada awalnya membantu karena Assad menggunakan persekutuan ini “untuk mempertahankan rezimnya.”

Baca: Iran Resmi Ungkapkan Memiliki Pabrik Misil di Aleppo, Suriah

Penulis mengatakan, Wilayatul-Fakih sama dengan rezim Bashar al Assad. Ia juga mengatkan bahwa terdapat persamaan antara rezim Suriah dan rezim Iran Khomenei. Rezim Iran merupakan “rezim populis otoriter” dan Hafez al-Assad juga mendirikan rezim yang sama. Kedua rezim itu totaliter. Persamaan antara keduanya telah “memberi jalan bagi keputusan untuk memperkuat hubungan antara mereka,” secara khusus kekuatan rezim Iran berada di tangan Wali al-Faqih, sama seperti kekuatan tunggal di tangan Hafez al-Assad.

Penulis menjelaskan bagaimana Iran memulai perluasan pengaruhnya di Libanon, yang merupakan salah satu tugas Garda Revolusi.

“Apakah posisi Hafez al-Assad dari perluasan Iran yang terus berlanjut di Libanon melalui Hizbullah sebuah miskalkulasi politik, atau apakah dia sengaja menutup mata terhadap hal itu?” ujarnya dengan nada bertanya.

Dalam bukunya yang dipublikasikan pada 2017 di Kairo, penulis mengungkapkan bahwa Suriah menjadi “sebuah negara di mana Iran dan milisi lain berbagi kekuatan dan pengaruh dengan Libanon. Ia juga menyebut, “wajah sebenarnya Iran” yang tidak lagi disekresikan di Wilayah Arab pada tahap selanjutnya.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bashar al assadbukuHafez al AssadHizbullahiranIran-Suriahmilisi SYiahMustafa Abdel-Aziz MorsiPersekutuan Iran-Suriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Qatar Berterimakasih Atas Dukungan Turki Selama Isolasi
Tulisan selanjutnya Qatar Melarang Film “Wonder Woman”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?