Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bekas Bos Uber Travis Kalanick Digugat Investor

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Agustus 2017 19:16 7:16 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Agustus 2017 19:16
Bagikan
Travis Kalanick, bekas CEO Uber.
Bagikan

Hidayatullah.com—Travis Kalanick, bekas pimpinan eksekutif Uber yang didepak bulan Juni lalu, digugat oleh salah satu investor terbesarnya.

Dilansir BBC Kamis (10/8/2017), Benchmark Capital, pemilik 13 persen saham Uber, menuding Kalanick melakukan kecurangan dengan berusaha memenuhi kursi dewan perusahaan dengan orang-orang yang loyal kepadanya.

Benchmark mengatakan bahwa Kalanick berusaha membuka jalan untuk kembali menduduki kursi CEO perusahaan berbagi pakai kendaraan itu.

Seorang jubir Kalanick menyebut gugatan hukum itu “sama sekali tak ada manfaatnya.”

Dalam isi gugatan yang diperoleh Axios, pengacara-pengacara Benchmark menuding Kalanick berusaha mengakarkan pengaruhnya di kalangan dewan direktur dan meningkatkan pengaruhnya di Uber untuk kepentingan egoisnya sendiri. Kalanick berusaha memenuhi jajaran pejabat perusahaan dengan orang-orang yang berpihak kepadanya sehingga jalan untuk kembali ke pucuk pimpinan eksekutif Uber berlangsung mulus.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut laporan yang berkembang bulan Juli lalu, Kalanick dikabarkan mengatakan kepada teman-temannya bahwa dia sedang melakukan seperti apa yang pernah dilakukan Steve Jobs, yang didepak pada tahun 1985 dari perusahaan Apple yang didirikannya, tetapi kembali sebagai pimpinan eksekutif satu dekade kemudian.

Gugatan hukum menuntut agar tiga kursi tambahan di dewan perusahaan Uber dihapuskan, Tiga kursi itu diadakan oleh Kalanick bulan Juni 2016.

Kalanick saat ini masih menduduki salah satu dari tiga kursi itu, yang artinya jika gugatan dikabulkan maka dia dapat didepak dari Uber sepenuhnya. Dua kursi lainnya saat ini kosong.

Kalanick dipaksa melepaskan jabatannya sebagai CEO Uber menyusul rentetan skandal yang menghantam perusahaan, termasuk tuduhan pelecehan seksual, diskriminasi gender dan apa yang disebut dengan “budaya tempat kerja yang beracun.”

Uber juga sekarang ini diajukan ke pengadilan oleh Waymo, yang menudingnya mencuri sebagian aspek dari teknologi mobil swakendali.

Dalam sebuah pernyataan, jubir Kalanick menuding Benchmark “bertindak semata untuk kepentingannya sendiri dan bukan demi kepentingan Uber.

Kepada BBC Uber mengatakan tidak akan berkomentar perihal gugatan hukum itu. Benchmark Capital juga menolak memberikan komentar lebih jauh.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Waketum MUI: Perbedaan Bisa Ditoleransi, Kalau Penyimpangan Tidak
Tulisan selanjutnya Pipa-Pipa Raksasa Terdampar di Pantai Inggris

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Berita
20 Juli 2026 11:05
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?