Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kisah & Perjalanan

“Warung” Halal Tetangga Menara Pisa

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 25 Agustus 2017 07:50 7:50 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Agustus 2017 07:50
Bagikan
Menari Pisa di Kota Pisa, Itali, Agustus 2017.
Bagikan

Sambungan dari kisah kedua

MENYUSURI Kota Pisa, Itali, bagaikan pusaran besar air yang mengitari satu sumber utamanya, yang di Kota Pisa dikenal dengan Menara Pisa.

Menara dengan tinggi 55 meter dengan 7 lantai yang terlihat miring seakan menjadi ruh pariwisata kota yang berpenduduk sekitar 90 ribu jiwa ini.

Tak heran bila para wisatawan mengerucutkan pandangan hanya ke arah menara miring ini yang dikawal dengan 2 ‘adiknya’, gedung Baptistery dan The Cathedral.

Namun dari semua pemandangan yang mengapit sang “tokoh utama”, sebuah “warung” dengan judul yang biasa saja mampu menarik perhatian penulis; “Halal Food and Kebab”.

Baca Juga

Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia mengunjungi Palestina dan Masjidil Aqsha
Keadaan Masjidil Aqsha dan Rakyat Palestina di Bawah Penjajahan Israel
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [2]
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [1]
Manis Asin Bisnis Si Kental Hitam
Syiarkan Tilawah al-Quran, Mahasiswa STAIL Selenggarakan “Touring Quran”

Baca juga: Membelah Benua Biru, Menuju “The Dome of The World”

Menarik karena, “warung” ini berada di kota dengan wisatawan yang tidak terlalu mencari makanan halal, sebab mereka tak berniat untuk berlama-lama di Pisa, menghindari biaya tinggal yang mahal.

“Pemilik restoran ini adalah saudara saya dan dia memiliki perspektif bisnis yang cenderung berbeda,” terang manajer restoran, Muhammad Abdullah Muslim. Pria Bangladesh ini mengakui bahwa membuka bisnis kuliner dengan label agama bukanlah pilihan populer di Pisa.

“Banyak wisatawan yang mencibir hingga menghindari restoran ini karena pemiliknya pasti seorang Muslim,” tambahnya kepada penulis.

Penulis bersama manajer restoran halal di dekat Menara Pisa (kanan). [Foto: IST/hidayatullah.com]
Tapi cemoohan itu tak menyurutkan semangat Muhammad Abdullah, karena selalu saja ada konsumen yang memasuki restorannya, walau bukan seorang Muslim.

“Pilihan kami memang beda, tapi perbedaan kami karena agama dan kami tak takut berbeda karena sebab agama,” pungkasnya tegas.* Bersambung/Diceritakan untuk hidayatullah.com oleh Naspi Arsyad–Suharsono, peneliti LSIPP, penulis buku “The Dome of The World”

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bangladeshbukubuku "The Dome of The World"ItaliItaliaKota PisaLembaga Studi Pengembangan dan PeradabanLSIPPMenara Pisapeneliti Muslimpenelitianperadaban duniaperadaban IslamRisetriset "The Dome of The World"toko halal di Italiwarga Bangladesh di Italia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Di Kalangan Pemuda Jerman Konsumsi Tembakau Menurun, Ganja Semakin Populer
Tulisan selanjutnya Soal Pemondokan dan Katering Haji, Catatan Penting Timwas DPR RI

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Kisah & Perjalanan

Aksara Jawi yang Masih Bertahan di Brunei Darussalam

21 Desember 2022 09:45
FeatureKisah & Perjalanan

Mendulang Rezeki dari Budi Daya Rumput Laut di Desa Kupang

10 Desember 2022 23:18
Kisah & Perjalanan

Piala Dunia 2022: Qatar Ubah Pertandingan Bola menjadi Keramahan Budaya Arab dan Keindahan Islam

9 Desember 2022 10:25
Kisah & Perjalanan

Turki dan Surga Kucing

4 Desember 2022 23:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?