Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kisah & Perjalanan

“Cita Rasa Lidah Eropa Saja Tak Mudah Langsung Diterima…”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 27 Agustus 2017 05:58 5:58 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Agustus 2017 16:00
Bagikan
Salah satu hidangan di sebuah rest area di Kota Zurich, Swiss.
Bagikan

Sambungan dari kisah kelima

 

BERADA di daratan benua Asia, tak dapat dipungkiri Indonesia memiliki banyak perbedaan dengan negara-negara benua Eropa.

Apakah cuacanya, sosio-kulturalnya, hingga pilihan beragamanya, yang dinilai terpengaruhi secara signifikan dari perbedaan teritorialnya ini.

Hal inilah yang dirasakan oleh Suharsono dan Naspi Arsyad, anggota Dewan Mudzakarah DPP Hidayatullah, yang sedang melakukan studi lapangan (field research) ke beberapa negara Uni Eropa untuk melengkapi data buku yang sedang dituntaskannya.

Baca Juga

Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia mengunjungi Palestina dan Masjidil Aqsha
Keadaan Masjidil Aqsha dan Rakyat Palestina di Bawah Penjajahan Israel
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [2]
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [1]
Manis Asin Bisnis Si Kental Hitam
Syiarkan Tilawah al-Quran, Mahasiswa STAIL Selenggarakan “Touring Quran”

Baca juga: “Saya akan Menolak Tinggal di Eropa…”

Dengan latar belakang ketimuran, bukanlah pekerjaan yang mudah untuk bisa langsung beradaptasi dengan kultur Eropa, demikian dirasakan Suharsono.

“Bahkan untuk hal sederhana seperti makanan. Cita rasa lidah masyarakat Eropa menyajikan menu makanan yang tidak mudah diterima secara langsung oleh kita,” tuturnya.

“Enam hari keberadaan saya di Eropa Barat, belum mampu membujuk lidah untuk menerima rasa Eropa secara utuh,” ungkap penulis buku The Dome of The World ini.

Baca juga: Membelah Benua Biru, Menuju “The Dome of The World”

Apalagi yang lebih serius dari sekadar kulinernya, semisal budaya masyarakat hingga nuansa agamanya.

“Selama perjalanan, saya tidak pernah menemukan masjid yang secara demonstratif berdiri di ruang terbuka sebagaimana yang kita dapati di Indonesia,” lanjut pria yang lama berkecimpung di Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) saat mudanya dulu.

Tentu sebaliknya dengan rumah-rumah ibadah non-Muslim, terutama gereja.

Sebuah gereja di Venice, Italia, Agustus 2017. [Naspi Arsyad/hidayatullah.com]
“Namun saya menyadari bahwa inilah resiko menjadi kaum minoritas yang tentu secara politis harus bisa menerima realita ini,” tambahnya bersikap toleran.

Tapi inilah tantangannya. Bagi Naspi, masyarakat Eropa harus diyakinkan bahwa Islam bukanlah agama yang harus ditakuti.

“Bahkan sebaliknya, Islam adalah jawaban atas kebimbangan mereka karena paham materialisme yang mereka anut bukanlah satu solusi hidup yang tepat,” tambah Naspi pada kesempatan yang sama berkisah kepada hidayatullah.com.

Perjalanan mereka di daratan Eropa berlangsung sejak pertengahan hingga akhir bulan Agustus ini. Antara lain menyusuri Italia, Swiss, Belanda, dan sebagainya.

Baca juga: Di Kota Roma, Saudara dari Bangladesh itu ‘Meminjamkan’ Minimarketnya…

“Saya menangkap fenomena sosial yang terjadi saat ini di negara-negara Eropa, mulai dari rendahnya tingkat kelahiran hingga biasnya pola pendidikan anak, serta semakin tidak menariknya gereja-gereja bagi penduduk Eropa, dapat menjadi sumber masalah tersendiri bagi pemerintah yang tentu tidak mudah meretasnya,” tandas Naspi.* Bersambung

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:agama di EropaBenua Birubukubuku "The Dome of The World"Eropaislam di eropaIslamic Center ZurichItaliaLembaga Studi Pengembangan dan PeradabanLSIPPmasjid di Eropapeneliti Muslimpenelitianperadaban duniaperadaban Eropaperadaban IslamRisetriset "The Dome of The World"Romashalat di EropaswissZurich
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Eks PM Yingluck Shinawatra Kabur Tinggalkan Thailand
Tulisan selanjutnya Biaya Tata Rias Wajah Presiden Prancis 3 Bulan: Rp413 Juta

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Kisah & Perjalanan

Aksara Jawi yang Masih Bertahan di Brunei Darussalam

21 Desember 2022 09:45
FeatureKisah & Perjalanan

Mendulang Rezeki dari Budi Daya Rumput Laut di Desa Kupang

10 Desember 2022 23:18
Kisah & Perjalanan

Piala Dunia 2022: Qatar Ubah Pertandingan Bola menjadi Keramahan Budaya Arab dan Keindahan Islam

9 Desember 2022 10:25
Kisah & Perjalanan

Turki dan Surga Kucing

4 Desember 2022 23:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?