Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dengan ISA, Malaysia Tangkapi Lagi Aktivis

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 September 2003 08:51 8:51 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 September 2003 08:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Wakil Perdana Menteri Malaysia, Abdullah Ahmad Badawi mengatakan akan tetap melanjutkan penahanan terhadap sembilan aktivis Islam karena mereka masih dianggap mengancam keselamatan negara.

Keputusan melanjutkan waktu penahanan dibuat oleh Lembaga Penilaian ISA katanya pada pers selepas membuka Media Prima Berhad, kemarin.

Selain itu, Malaysia juga menangkap delapan orang lagi. Diantaranya adalah Nik Adli (36), yang juga anak Menteri Besar Kelantan, Nik Aziz Nik Mat. Lotfi Ariffin (35), Solehan Abd. Ghafar (40), Alias Ngah (37), Ahmad Tajuddin Abu Bakar (47), Zainon Ismail (47), Abu Bakar Che Doi (35), Asfawani Abdullah Ab. Wahab (37) dan Ahmad Pozi Darman (34).

“Kita tahu mereka juga ada hubungan dengan orang tertentu yang sudah diketahui terlibat dengan Al-Qaidah sebagai jaringan teroris,” katanya.

Saat ditanya mengenai status sembilan orang tersebut, Abdullah hanya menyatakan mereka masih mengancam keselamatan negara. Tak jelas, di mana yang dimaksudkan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sesuai dengan hukuman, sembilan orang tersebut ditangkap berdasarkan Undang-undang Keselamatan Dalam Negeri (ISA) selama dua tahun yang seharusnya berakhir hari ini.

Mereka telah ditahan semenjak 24 September 2001 oleh aparat keamanan Malaysia karena dianggap mengancam keselamatan negara.

Polisi menganggap, Nik Adli dilantik menjadi ketua kumpulan tersebut di Kampung Sri Aman, Puchong, Selangor pada awal tahun 1999.

Nik Adli yang ditahan bersama sembilan orang lain yang dipercayai pernah menjalani latihan militer di Kamp Mujahidin di Afghanistan.

Meski ISA banyak dikecam orang karena digunakan secara semena-mena tanpa melalui prosedur hukum dan banyak melanggar HAM, Abdullah Badawi mengaku akan tetap menggunakannya karena dianggap sebagai pendekatan terbaik.

Agustus lalu, hampir 70 orang telah ditahan pemerintah Malaysia berdasarkan ISA.

Minggu lalu, warga Indonesia bernama Abu Jibril dinyatakan bebas setelah dijerat dengan menggunakan ISA selama tidak kurang dua tahun tanpa proses hukum dan tanpa tahu kesalahan sesungguhnya. (bh/um/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sumber Air Kita Pun Mau Dirampok
Tulisan selanjutnya Aparat Pakistan Kembali Tangkapi Mahasiswa Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas Akibat Bom di Lebanon Selatan

Berita
7 Agustus 2026 06:00
Libanon, Israel Susun Daftar Negara Mana yang Bisa Kirim Pasukan Pantau Perlucutan Senjata Hizbullah
Bawa Bom Rakitan Wanita Meledakkan Dirinya di Sebuah Restoran di Moskow
Puluhan Warga Palestina Syahid dalam Dua Hari Serangan ‘Israel’, Turki: Netanyahu Sabotase Perdamaian
Atasi Suhu Udara Panas Warga Korea Utara Diimbau Makan Sup Daging Anjing

Terbaru

  • Otoritas Amerika Selidiki Insiden Helikopter Marine One Trump Nyaris Tabrakan dengan Pesawat Sipil
  • Pemerintahan Baru Kolombia Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’
  • Ajak Bersatu Dukung Palestina, Indonesia: ‘Israel’ Selalu Manfaatkan Perpecahan
  • Libanon, Israel Susun Daftar Negara Mana yang Bisa Kirim Pasukan Pantau Perlucutan Senjata Hizbullah
  • Paus Leo XIV akan Bertemu Penyintas Korban Pencabulan Pendeta di Prancis
  • Sepekan Tiga Kapal Tanker Uni Emirat Dihatam Misil dan Drone di Selat Hormuz
  • Atasi Suhu Udara Panas Warga Korea Utara Diimbau Makan Sup Daging Anjing
  • Pilot Malaysia Airlines yang Ditangkap di Jakarta Membawa Narkoba Tidak Menerbangkan Pesawat, Kata Malaysia Aviation Group
  • Kepala Intelijen Saudi di Baghdad Bahas Keamanan Regional dengan PM Iraq
  • Membangun Ketahanan Mental dengan Nilai-Nilai Al-Qur’an

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?