Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pelaku Penembakan Las Vegas: Tukang Judi Kolektor Senjata Api Eks Akuntan Lockheed Martin

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Oktober 2017 08:26 8:26 am
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Oktober 2017 08:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kota judi dunia Las Vegas dikejutkan dengan aksi penembakan yang menewaskan sedikitnya 59 orang dan melukai 525 orang lainnya. Siapa Stephen Paddock yang nekat melepaskan tembakan dari senpi otomatis dari dalam kamar hotelnya ke arah pengunjung konser Route 91 pada hari Ahad (1/10/2017) malam?

Stephen Paddock, yang bunuh diri setelah melakukan aksi brutalnya, adalah pria berusia 64 tahun itu tinggal di komunitas pensiunan di Mesquite, sekitar 130 kilometer dari Las Vegas, di mana dia membeli rumah pada tahun 2015. Dia pernah bekerja sebagai akuntan di perusahaan alat pertahanan Lockheed Martin.

Paddock tidak memiliki anak, meskipun pernah menikah dan bercerai dua kali. Terakhir dia diketahui memiliki pacar bernama Marilou Danley yang tinggal bersama di rumah barunya di Mesquite. Aparat berwenang mengatakan wanita asal Australia itu tidak terlibat dalam aksi penembakan tersebut, sebab sedang tidak berada di Amerika Serikat.

Pekan lalu, Paddock mengirimkan uang sebanyak $100.000 ke sebuah rekening di Filipina, di mana keluarga kekasihnya tinggal. Tidak jelas uang itu ditujukan kepada siapa, untuk kekasihnya, keluarganya atau untuk keperluan lain.

Paddock –yang pernah berindah rumah 27 kali di California, Texas dan Nevada– senang memancing dan mengendarai pesawat terbang. Dia memegang lisensi sebagai pilot dan izin berburu dari negara bagian Alaska.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pria gaek ini rupanya juga senang mengoleksi senjata api, yang antara lain dibeli dari toko Guns & Guitars di Mesquite.

Polisi mengatakan 23 pucuk senjata api ditemukan dalam kamar hotel Paddock yang berada di lantai 32. Sebanyak 19 senpi lainnya ditemukan di rumahnya. Beberapa senjata itu sudah dimodifikasi menjadi seperti senjata api otomatis. Tidak hanya itu, aparat juga menemukan ammonium nitrat dalam jumlah banyak di mobilnya. Bahan itu memang merupakan pupuk untuk tanaman, tetapi bisa digunakan untuk membuat bom.

“Kami tidak tahu apa sistem kepercayaannya,” kata Sheriff Joseph Lombardo kepada para wartawan seperti dikutip Deutsche Welle Selasa (3/10/2017). “Saya tidak bisa menyelam ke dalam pikiran seorang psikopat,” imbuhnya.

Bicara soal psikopat, ayah dari Stephen Paddock yang bernama Benjamin Hoskins Paddock di tahun 1960-an termasuk dalam daftar orang yang paling dicari oleh FBI. Benjamin Paddock terlibat perampokan bank dan digambarkan sebagai bandit psikopat yang sangat berbahaya.

Satu hal yang berbeda dengan ayahnya, Stephen Paddock selama ini tidak memiliki catatan kriminal.

Aparat penegak hukum dan seorang eksekutif kasino di Las Vegas mengkonfirmasi bahwa Stephen Paddock juga memiliki hobi berjudi. Selama beberapa pekan sebelum melakukan aksi penembakan, Paddcok diketahui menghabiskan uang dalam jumlah banyak di meja judi.

Menurut laporan NBC News, kurun beberapa pekan terakhir tercatat ada 16 currency transaction reports (CTRs) atas nama Paddock. Kasino-kasino harus membuat CTR ketika da transaksi lebih dari $10.000 baik masuk atau keluar rekening.

Seorang eksekutif pengelola kasino di mana Paddock pernah berjudi mengatakan, pria itu bisa menghabiskan uang $20.000 sampai $30.000 dalam satu hari.

Dia juga dikenal sebagai pelanggan judi. Paddock memegang status “bintang tujuh” dari Caesars Entertainement, sebuah perusahaan perjudian besar di Nevada. Itu artinya Paddock memiliki sejumlah hak khusus untuk menikmati layanan yang ada seperti ruangan gratis, menaikkan status layanan yang diterimanya, serta memiliki kredit sebagai pemain judi kelas kakap.

Kelompok bersenjata ISIS atau ISIL alias Daesh, lewat kantor beritanya Amaq, mengklaim bahwa Stephen Paddock memiliki kaitan dengan kelompok mereka.

Namun, aparat berwenang di Amerika Serikat menegaskan bahwa Stephen Paddock tidak memiliki kaitan dengan kelompok teroris. Mereka saat ini masih menyelidiki motif pelaku dalam aksi penembakan terburuk dalam sejarah negara Amerika Serikat itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Malaysia Berencana Beli Tanah di Makkah dan Madinah Akhir Tahun Ini
Tulisan selanjutnya Masjid di Kompleks Parlemen Turki akan Dibongkar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?