Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tentara Iraq Ambil Alih Ladang Minyak dari Kurdi, Turki Tutup Gerbang Perbatasan di Kirkuk

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 Oktober 2017 15:04 3:04 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Oktober 2017 22:29
Bagikan
Peshmerga (pasukan Kurdi) menguasai daerah Kirkuk, Iraq.
Bagikan

Hidayatullah.com— Pasukan pemerintah Iraq berhasil mengambil alih kendali distrik terakhir di provinsi kaya minyak Kirkuk dari tangan petempur Peshmerga Kurdi setelah pertempuran tiga jam, kata sumber keamanan dikutip Reuters.

Ddilansir Aljazeera, Sabtu (21/10/2017), tentara Iraq mengatakan berhasil merebut kota terakhir, Altun Kupri, dekat Erbil, dengan bantuan paramiliter Syiah pada Sabtu awal setelah pertempuran tiga jam.

Peshmerga mengirim bala bantuan untuk melawan tentara dan milisi sekutu mereka di garis depan utara Kirkuk. Sementara pasukan Iraq berusaha untuk mendorong Peshmerga lebih jauh menuju Erbil, ib ukota regional Kurdi.

Pertempuran berlanjut di sekitar Altun Kupri, sekitar 40 km barat laut Kirkuk, di jalan Erbil-Kirkuk. Perdana Menteri Iraq Haidar al-Abadi memerintahkan tentara untuk tidak memasuki batas kota Erbil, untuk melindungi warga sipil dan harta benda mereka.

Kurdi mengambil posisi baru tiga hari setelah mereka menarik diri dari Kirkuk menyusul dorongan dramatis dari tentara pemerintah, dibantu oleh milisi Hashd al-Shaabi, atau Syiah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Para pemimpin Kurdi memperkirakan sekitar 100 ribu orang melarikan diri dari daerah tersebut sejak operasi dimulai. Seorang tentara Peshmerga Ibrahim Mirza mengatakan banyak korban di antara pasukan Kurdi. “Ya, mereka menyerang Altun Kupri dan tidak ada yang bisa kita lakukan untuk menghentikannya, jujur, saya mendesak pasukan koalisi untuk datang dan membantu kita,” katanya.

Baca: Erdogan Ancam Beri Sanksi Ekonomi Menyeluruh pada Kurdi Iraq

Banyak Peshmerga mengatakan mereka dikhianati oleh pemerintah Iraq di Baghdad, beberapa orang Kurdi, dan masyarakat internasional. Komandan divisi ke-10 Peshmerga,Nazm Harkimengatakan Peshmerga biasa melawan ISIS dan semua orang memuji Peshmerga karena berani bertarung untuk dunia. Tapi sekarang mereka menyerang Peshmerga.

“Seperti yang saya lihat, semua orang membelakangi kita,” kata komandan tersebut.

Referendum bulan lalu tentang pemisahan diri dipandang sebagai jeratan terakhir bagi Pemerintah Iraq dan negara-negara tetangga yang menentang kemerdekaan Kurdi.

Abadi mengatakan harapan Kurdi untuk sebuah negara merdeka berasal dari masa lalu. Sejak pemerintah pusat memulai operasinya di daerah yang disengketakan, pasukannya telah menguasai sebagian wilayah tanpa benturan dari Peshmerga yang menarik diri.

Peshmerga merebut Kirkuk, pusat minyak kedua Iraq, pada pertengahan 2014 saat tentara Iraq mengundurkan diri dari petempuran dengan kelompok ISIS.

Sementara itu, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengatakan siap menutup kapan saja perbatasan di Kirkuk pasca keputusan Pemerintah Daerah Kudi (KRG) yang memaksa diri melakukan referendum  yang dinilai tidak sah pada 25 September 2017.

Erdoğan, yang melakukan kunjungan resmi ke Polandia pada 17 Oktober, menanggapi pertanyaan dari anggota pers di pesawatnya yang kembali ke Turki.

“Kami telah menutup wilayah udara ke KRG. Negosiasi mengenai apa yang harus dilakukan di lapangan juga berlanjut, jika mereka memberikan perbatasan kepada pemerintah pusat, kami akan memenuhi persyaratan untuk memenuhi kebutuhan komunitas KRG dari Baghdad Kami belum menutup gerbang perbatasan, tapi ini bisa terjadi kapan saja, ” ujar Erdogan dikutip TRTWorld.

Erdogan juga menekankan bahwa kelompok milisi Hashd Al-Shaabi –organisasi bersenjata payung militer Iraq yang didominasi milisi Syiah–  telah diberitahu bahwa dia telah menguasai wilayah Sincar dan Mahmur.

Pasukan Iraq yang menguasai Sincar telah mengepung milisi Peshmerga, miliki bersenjata Kurdi dari Barat. Pasukan Iraq, yang menggelar ‘Operation Lightning’  (Operasi Petir) pasca referendum Pemerintah Daerah Kurdi (KRG), mengambil alih distrik Sincar, Mahmur, Celavla dan Hanekin setelah bertempur dengan Peshmerga.

Baca: Referendum Kurdi Merdeka dan Perpecahan Politik

Pasukan keamanan Iraq, yang memberikan kontrol di Kirkuk pada hari pertama tanpa perlawanan, merebut distrik Sincar di Mosul, yang sebelumnya berada di tangan Peshmerga dan berusaha untuk membuat sebuah pos pemeriksaan mencegah organisasi teroris PKK.

Pasukan pemerintah pro Hashd al-Shaabi atau juga dikenal Popular Mobilization Forces (PMF)  masuk Sincar tanpa perlawanan dari Peshmerga.

Setelah bertahun-tahun, PKK memiliki sebuah kamp di distrik Mahmur dan di dekatnya Celavla diambil dari Peshmerga oleh pasukan keamanan Iraq. Hanekin juga telah dikuasai oleh pasukan Iraq. Hanekin adalah wilayah yang dihuni oleh penduduk Kurdi yang ramai dengan ladang minyak kecil. Ladang minyak Hassan dan Havana di wilayah tersebut juga telah dilaporkan telah dikendalikan pasukan Iraq.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Haidar al-AbadiHashd Al-Sha'abikemerdekaan KurdiKirkukKRGKurdiKurdistanLadang MinyakPemerintah Daerah Kurdipemerintah IraqPerbatasan KirkukPeshmergaRecep Tayyip Erdoganreferendum KurdisyiahTentara IraqTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Komisi Eropa Desak Suu Kyi Bawa Pengungsi Rohingya Kembali ke Pulang
Tulisan selanjutnya IHA Beberkan Penyakit yang Menyerang Pengungsi Rohingya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?