Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tunawisma di Jerman Naik Pesat Sejak 2014

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 November 2017 21:00 9:00 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 November 2017 21:00
Bagikan
Tunawisma di Jerman.
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah Jerman memperkirakan jumlah tunawisma di negaranya total sekitar 860.000, yang mana lebih dari setengahnya adalah pengungsi. Angka itu diperkirakan naik 40 persen menjadi 1,2 juta di tahun 2018.

Dilansir DW, Kelompok Kerja Asistensi Tunawisma Federal Jerman (BAG) hari Selasa (14/11/2017) mengatakan kenaikan tajam itu disebabkan oleh menyusutnya suplai rumah murah dan rumah komunal, ditambah kebijakan pintu terbuka oleh pemerintah yang memperbolehkan hampir 1 juta pengungsi dan migran masuk ke negara itu pada 2015.

Menurut data statistik federal tahun 2016, sebanyak 440.000 dari 860.000 tunawisma adalah pengungsi. Namun, BAG menekankan data itu tidak menunjukkan ratusan ribu orang pengungsi hidup menggelandang di jalanan, sebab mereka yang tinggal di tempat penampungan dan rumah komunal juga dihitung.

Para pejabat mengatakan mereka memilih untuk memasukkan para pengungsi itu dalam hitungan sensus terbaru, sebab orang-orang tersebut juga membutuhkan rumah. Apabila pengungsi tidak dihitung, maka sisanya masih ada 420.000 tuna wisma, yang 52.000 di antaranya menggelandang di jalan.

Angka 860.000 menunjukkan peningkatan 33 persen hanya dalam kurun 2 tahun. Dari jumlah itu, sekitar 130.000 orang tunawisma diduga hidup bersama pasangannya atau anak-anak. Jika pengungsi tidak dihitung, 32.000 (8%) tunawisma di Jerman diduga hidup bersama anak-anak atau balita.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Thomas Specht, managing director BAG, juga menggarisbawahi bahwa pengungsi bukan satu-satunya penyebab menyusutnya pasokan rumah murah. Penyebab utamanya adalah, kata Specht, kebijakan perumahan pemerintah yang tak terarah.

Menurutnya, jumlah rumah murah menyusut 60 persen di Jerman sejak 1990 menjadi hanya 1,2 juta. Hal itu disebabkan antara lain karena masyarakat, pihak berwenang negara bagian dan pemerintah federal terus saja menjual properti mereka ke investor swasta. “Kebijakan itu menjadikan rumah murah tidak dapat diakses oleh banyak orang,” kata Specht. *

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI: Putusan MK Soal Aliran Kepercayaan Merusak Kesepakatan Bernegara
Tulisan selanjutnya Dialog dengan Majelis Agama Konghucu, Din Dorong Peningkatan Kerukunan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?