Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dipecat Partai Sendiri, Robert Mugabe Pilih Ngotot Presiden

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 November 2017 21:58 9:58 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 November 2017 21:58
Bagikan
Robert Mugabe: Warga Zimbabwe di Inggris menggelar aksi protes menyerukan agar Mugabe mundur
Bagikan

Hidayatullah.com—Pasca dipecat dari partainya sendiri, Presiden Zimbabwe Robert Mugabe bersumpah akan tetap berkuasa hingga beberapa pekan ke depan meski tuntutan agar dirinya mundur terus berkumandang.

Dalam sebuah pidato langsung di televisi, pria berusia 93 tahun tersebut menegaskan bahwa ia akan memimpin kongres partai pada Desember mendatang.

“Kongres partai berkuasa Zanu-PF akan terlaksana dalam beberapa minggu ke depan, dan saya akan memimpin proses itu,” katanya.

Ucapan Mugabe menyiratkan bahwa dia akan tetap berada pada kursi pemerintahan, setidaknya hingga pertengahan Desember 2017.

Partai paling berkuasa di Zimbabwe, ZANU-PF hari Senin, dilaporkan telah memecat Robert Mugabe sebagai pemimpin mereka. Ini merupakan langkah terbaru yang diambil ZANU-PF untuk mengakhiri rezim Mugabe.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Militer Kuasai Zimbabwe, Presiden Robert Mugabe jadi Tahanan Rumah

Pemecatan Mugabe terjadi setelah adanya pertemuan komite utama ZANU-PF. Posisi Mugabe diketahui digantikan oleh Emmerson Mnangagwa, yang tidak lain adalah mantan Wakil Presiden Zimbabwe yang beberapa waktu lalu dipecat oleh Mugabe.

“Dia telah dilengserkan. Mnangagwa adalah pemimpin baru kami,” kata seorang anggota senior  ZANU-PF yang berbicara dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Ahad (19/11/2017).

Dia juga menambahkan, istri Mugabe, Grace Mugabe juga telah dicopot dari jabatannya sebagai kepala Liga Perempuan ZANU-PF, dan telah dikeluarkan sebagai anggota partai itu.

Sementara itu, sebelumnya Kepala veteran perang pembebasan Zimbabwe, Chris Mutsvangwa mengatakan ZANU-PF akan melengserkan Mugabe sebagai Presiden Zimbawe dalam waktu dekat. Dia juga menyebut Mugabe meminta waktu kepada anggota partai agar dia turun takhta secara terhormat.

Kegembiraan terlihat di jalanan ibukota Zimbabwe, Harare, saat demonstrasi yang menuntut pengunduran diri Presiden Robert Mugabe berubah menjadi perayaan atas peran tentara mengakhiri cengkeraman kekuasaan pemimpin itu.

Baca: Robert Mugabe Enggan Mundur Meski Ditekan Oposisi dan Gereja

Para demonstran memeluki dan menyoraki tentara di kerumunan. Seorang demonstran mengatakan kepada BBC bahwa hari itu adalah “sebuah awal yang baru”. Pawai tersebut didukung oleh tentara dan anggota partai Zanu-PF yang berkuasa

“Dan inilah saatnya bagi rakyat Zimbabwe untuk mengatakan: Mugabe harus pergi dan harus pergi. Kami tidak sabar untuk menyingkirkannya. Bagi kami, ini adalah akhir dari pemerintahan otoriter dan kami akan mengambil Zimbabwe kami kembali,” kata seorang peserta sebagaiman ditulis BBC.

Mugabe, 93 tahun, berada dalam tahanan rumah sejak pengambilalihan tentara pada hari Rabu (15/11/2017), namun pada hari Jumat dia tampil di publik untuk pertama kalinya. Dia hanya membuka wisuda di sebuah universitas tempat dia menjadi kanselir.

Militer bergerak setelah terjadi perebutan kekuasaan atas penerus Mugabe.

Militer mengatakan bahwa pihaknya “berunding” dengan Mugabe dan akan memberi tahu masyarakat tentang hasil perundingan “sesegera mungkin”.

Mugabe telah memimpin Zimbabwe sejak memperoleh kemerdekaan dari Inggris pada tahun 1980.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Emmerson MnangagwaHarareJacob ZumakekuasaanKriminalkudetaMayor Jenderal SB MoyomiliterPartai Zanu-PFPresiden Afrika SelatanPresiden Robert MugabePresiden ZimbabweTahanan RumahZimbabwe
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ANNAS Bandung Adakan Tabligh Akbar di Pusat Gerakan Syiah
Tulisan selanjutnya Kelantan Mewajibkan Pemain Bola Menutup Aurat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?