Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rakyat Menuntut Perubahan, Pejabat Iran Salahkan Musuh

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 Januari 2018 16:11 4:11 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Januari 2018 16:11
Bagikan
President Iran, Hassan Rouhani.
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Iran Hassan Rouhani mengeluarkan pernyataan sehubungan dengan aksi anti pemerintah dan mullah yang melanda negerinya.

Di depan kanal televisi pemerintah, seperti dikutip Aljazeera Ahad, (31/12/2017), Rouhani menyatakan bahwa rakyat memiliki hak untuk menggelar demonstrasi.

”Kritikan dan keberatan harus dilakukan sedemikian rupa, agar pada akhirnya situasi negara dan masyarakat akan lebih membaik,” kata Rouhani.

Hassan Rouhani menyatakan, dia tidak mempersalahkan adanya aksi demonstrasi, selama itu berlangsung dengan damai. Namun, ia menegaskan tidak akan mentolelir berbagai macam aksi yang dibumbui oleh kekerasan.

“Protes, kritik, adalah hak konstitusional rakyat Iran. Kritik berbeda dengan kekerasan, (kekerasan) menimbulkan kerusakan pada khasiat publik,” kata Rouhani melalui twitter,  dilansir Sputnik hari Senin (01/01/2018).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Iran Diguncang Demontrasi Anti Pemerintah dan Anti Mullah

Di sisi lain, para pejabat Negara Iran menyalahkan kelompok asing yang dituduh menjadikan negerinya kacau.

Menteri Pertahanan Iran Brigjen Amir Hatami, hari Senin  mereaksi kekacauan yang terjadi di beberapa kota Iran  dengan menyalahkan imperialis dunia dan musuh seluruh musuh bebuyutan Iran, yang dinilai  memprovokasi masyarakat dan mendorong mereka melakukan kerusuhan dan mengganggu keamanan.

Wakil Gubernur Provinsi Lorestan, Habibollah Khojastehpour,  dalam sebuah wawancara di televisi pemerintah  menampik adanya korban dan lebih menyalahkan kelompok Sunni.

“Tidak ada tembakan yang dilepaskan oleh polisi dan pasukan keamanan. Kami telah menemukan bukti musuh revolusi, kelompok takfiri dan agen asing dalam bentrokan,”  sebagaimana dikutip AFP.

Istilah takfiri kerap digukan kelompok Syiah kepada kelompok Sunni anti Syiah. Juga disematkan Syiah kepada kelompok ISIS).

Baca:  Mengapa Syiah Menggunakan Istilah Wahabi Takfiri?

Sekretaris Dewan Penentu Kebijakan Negara Republik Islam Iran ikut menyalahkan Amerika Serikat karena bersimpati pada para pendemo.

“AS di era despotisme menumpas pemrotes dan hari ini menyalahgunakan protes rakyat terhadap sejumlah masalah,” kata Mohsen Rezaei, Ahad (31/12/2017) dikutip IRNA.

Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Alaeddin Boroujerdi juga menyalahkan  Amerika Serikat karena dinilai ingin kacaukan Iran.

Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran Ali Shamkhani mengatakan, menyikapi aksi gelombang protes dan reaksi anti Iran di dunia maya  dalam beberapa hari sebagai perang proxy terhadap negara dengan mayoritas Syiah ini.

“Hashtag dan pesan-pesan tentang kondisi beberapa hari terakhir di Republik Islam Iran dipandu dari dalam Amerika Serikat dan negara-negara sekutunya termasuk Inggris dan Arab Saudi,” ujarnya Ali Shamkhani  dalam wawancara dengan al-Mayadeen Lebanon, Senin (01/01/2018) dikutip laman media Syiah, Parstoday.

Protes hari Sabtu, menandai penumpasan akhir pergolakan pada tahun 2009 oleh pasukan keamanan, dengan beberapa peristiwa pro pemerintah di Teheran dan Mashad, kota kedua Iran. Pawai-pawai pro pemerintah berlangsung di 1.200 kota, menurut laporan televisi pro pemerintah.

Protes politik secara terbuka jarang terjadi di Iran, di mana dinas keamanan ada dimana-mana.

Baca: 10 Orang Tewas dalam Protes Anti-Rezim di Seluruh Iran

Aksi protes besar-besaran dimulai sejak hari Kamis (28/12/2017),  dengan cepat menyebar menjadi demonstrasi anti-pemerintah di seluruh Negara, membuat ribuan rakyat Iran turun ke jalan.

Demonstrasi dimulai di Mashhad, kota terbesar kedua di Iran lalu menyebar ke Nishapur, Shahrud, Kermenshah, Qom, Rasht, Yazd, Qazvin, Zahedan, Ahvaz, dan kota-kota lainnya.

Massa dilaporkan meneriakkan slogan menentang bukan hanya kepada Presiden Hassan Rouhani tetapi juga kepada Pemimpin Tertinggi Syiah Ali Khamenei, dan peraturan keagamaan pada umumnya.

Para demonstran dilaporkan meneriakkan slogan-slogan seperti “Rakyat mengemis, ulama bertindak seperti Tuhan”.

Ada juga kemarahan atas intervensi Iran di luar negeri negeri itu di berbagai tempat. Di Masyhad, beberapa orang meneriakkan “bukan Gaza, bukan Libanon, hidupku untuk Iran“, sebagai referensi bahwa yang menjadi fokus pemerintah adalah isu-isu luar negeri bukannya masalah domestik.

Demonstran lain meneriakkan “tinggalkan Suriah, pikirkan kami” dalam beberapa video yang diunggah di internet. Iran adalah pendukung militer utama bagi pemerintah tangan besi, Bashar al-Assad di Suriah.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Anti Mullahanti pemerintahbashar al assaddemodemontrasiHassan Rouhaniirankemiskinankenaikan hargamullahpanganpengangguranPerang SuriahQomsunnisyiahTakfiri
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Inggris Pusing China Larang Impor Sampah Plastik
Tulisan selanjutnya Wanita di Teheran Tak Akan Lagi Ditangkap Jika Melanggar Aturan Berpakaian

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?