Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Iran Diguncang Demontrasi Anti Pemerintah dan Anti Mullah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 30 Desember 2017 07:34 7:34 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 Desember 2017 07:34
Bagikan
Demo di Kota Masyad, Iran
Bagikan

Hidayatullah.com– Kota-kota di Iran dua hari ini dilanda demonstrasi besar-besaran anti-pemerintah dan anti mullah, tokoh spiritual Syiah.

Demonstrasi anti-pemerintah ini bermula pada hari Kamis (28/12/2017) yang secara cepat telah menyebar ke beberapa kota besar di seluruh Iran.

Sejumlah media melaporkan, aksi sudah terjadi di Rasht, Kermanshah, Masyhad, Isfahan, Hamadan dan beberapa tempat lain.

Ratusan orang turun ke jalan-jalan di Masyhad, kota terbesar kedua di negara itu, memprotes kenaikan harga-harga dan mengutuk pemerintah pada Kamis (28/12/2017).

Sekitar 300 demonstran berkumpul di Kota Kermanshah, menerikkkan “bebaskan tahanan politik ” dan “kebebasan atau mati”. Beberapa properti publik hancur, tulis Fars.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Ribuan Demonstran Iran: “Kami Tidak Menyembah Tuhan Orang Arab”

Di Kermanshah, kota utama yang pernah dilanda gempa yang menewaskan lebih dari 600 orang pada bulan November, dilanda aksi, sehari setelah ratusan orang berkumpul di kota terbesar kedua di Iran Masyhad, juga  meneriakkan slogan-slogan anti-pemerintah.

Beberapa video yang beredar di internet menunjukkan para demonstran meneriakkan kata-kata “matilah Presiden Hassan Rouhani” dan “matilah diktator.”

https://www.youtube.com/watch?v=JKrV_VJ-1Bk

Kantor berita semi resmi Ilna dikutip VoA, melaporkan demonstrasi juga terjadi di kota lain, termasuk Neyshabour, Kashmar, Yazd dan Shahroud.

Aksi protes ini dimulai akibat kenaikan harga pangan dan inflasi yang melonjak, ketidakpuasan masyarakat atas banyaknya dugaan korupsi, serta kekecewaan rakyat atas keterlibatan mahal Iran campur tangan dalam perang Suriah dan Iraq yang menyebabkan banyak pengeluaran anggaran dan berakibat dampak pengangguran.

Gubernur Masyhad, Mohammad Rahim Norouzian, mengatakan kepada kantor berita pemerintah, IRNA, bahwa ada demonstrasi ilegal menentang harga- harga tinggi di kota itu. Tetapi dia mengatakan, polisi mengatasinya dengan “toleransi yang besar” dan hanya menangkap orang-orang yang bermaksud akan menghancurkan hak milik umum.

Para pemrotes juga meneriakkan kata-kata “Tinggalkan Suriah, pikirkan kita” yang merujuk pada keterlibatan Teheran dalam perang saudara di Suriah, tulis VoA.

Di tempat lain, para demonstran menyanyikan  ‘matilah untuk diktator’ dan ‘Tidak Gaza, tidak Libanon, hidupku bagi Iran’.

Video yang didipoting di media sosial menunjukkan para demonstran berteriak, “Orang-orang mengemis, ulama  bertindak seperti Tuhan”.

Baca: Simbolisasi dan Kontradiksi Revolusi Iran

Di Qom, yang dianggap ‘kota suci’nya kaum Syiah, rekaman yang diposting di media sosial menunjukkan para pemrotes menyerang para pemimpin Syiah, “Seyyed Ali harus malu dan meninggalkan negara sendiri,” kutip BBC.

Iran telah mengerahkan pasukan dan ikut campur tangan dalam Perang Suriah dengan mendukung rezim Bashar al-Assad,  termasuk memberi bantuan uang dan bantuan militer, sedang ekonomi Iran menderita dan pengangguran meningkat.

Analis berbasis di Teheran Saeed Leilaz mengatakan pada The Associated Press,  mengatakan, pemerintah menghadapi tantangan besar masalah ekonomi.

“Ada lebih dari 3 juta pengangguran di Iran,  lebih 35 persen warga Iran hidup di bawah garis kemiskinan, ini adalah masalah Rouhani, dan bisa membunuh pemerintah manapun, saya tidak akan terkejut jika inflasi mencapai 12 persen,” ujarnya

Jumlah pengangguran di Iran meningkat menjadi 3,2 juta dari populasi yang berjumlah 80 juta, meningkat 1,4 persen dari tahun lalu. Harga–harga beberapa bahan pangan pokok, termasuk telur, meningkat sampai 40 persen dalam beberapa hari terakhir.

Pemimpin Tertinggi Syiah Iran Ali Khamenei mengritik pemerintahan Rouhani karena caranya menangani ekonomi. Rabu (27/12/2017), dia mengatakan negara itu sedang berjuang menentang “harga-harga tinggi, inflasi dan resesi,” dan meminta para pejabat untuk menyelesaikan masalah tersebut. Puluhan orang ditangkap atas aksi ini.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Anti Mullahanti pemerintahbashar al assaddemodemontrasiHassan Rouhaniirankemiskinankenaikan hargamullahpanganpengangguranPerang SuriahQomsyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pelaku Penggandaan Uang di Thailand Divonis 13.275 Tahun Penjara
Tulisan selanjutnya Belasan Eks Tentara Bosnia Dijerat Kejahatan Perang 1992 di Desa Serbia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis

Berita
8 Juni 2026 17:58
Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz
Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola

Terbaru

  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?