Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Malaysia Sewa Perusahaan Amerika Cari Pesawat MH370

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Januari 2018 19:43 7:43 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Januari 2018 19:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Malaysia hari Rabu (10/1/2018) menandatangani kesepakatan eksplorasi dasar laut dengan sebuah perusahaan Amerika Serikat guna mencari pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang.

MH370 dinyatakan hilang pada 8 Maret 2014, ketika terbang dari Kuala Lumpur menuju Beijing, dengan 239 orang berada di dalam pesawat itu. Peristiwa ini merupakan salah satu misteri dunia penerbangan terbesar.

Australia, China dan Malaysia sudah mengakhiri pencarian di area 120.000 kilometer persegi pada Januari tahun lalu. Operasi pencarian yang menelan biaya $157 juta itu nihil, meskipun pihak investigator mendesak pencarian diperluas 25.000 kilometer persegi ke arah utara.

Menteri Transportasi Malaysia Liow Tiong mengatakan sebuah perusahaan berbasis di Houston, Ocean Infinity, akan mencari MH370 di area 25.000 km persegi tersebut. Pencarian direncanakan berakhir dalam waktu 90 hari, lapor Deutsche Welle.

Prioritas pencarian yaitu menemukan kotak hitam yang berisi rekaman data penerbangan (FDR) dan rekaman suara dari kokpit (CVR).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Sementara kami berbicara sekarang ini, kapal Seabed Constructor sedang dalam perjalanan menuju area pencarian, memanfaatkan cuaca di Samudera Hindia Selatan yang sedang baik,” kata Liow.

Pimpinan eksekutif Ocean Infinity Oliver Plunkett mengatakan operasi pencarian akan dimulai pada 17 januari.

Seabed Constructor akan memiliki 65 kru, termasuk dua perwakilan dari Angkatan Laut Malaysia.

Plunkett menjelaskan, operasi pencarian akan mengerahkan 8 drone bawah laut yang dilengkapi dengan kamera berteknologi canggih, sonar dan sensor. Bersama-sama, drone-drone itu bisa menjelajahi area seluas 1.200 kilometer persegi perhari dan akan selesai merambah area 25.000 km persegi dalam satu bulan.

“Kami memiliki prospek realistis untuk menemukannya,” kata Plunkett, seraya menambahkan bahwa tidak ada garansi mereka dapat menemukan lokasi di mana pesawat MH370 berada.

Menurut Liow, Ocean Infinity akan dibayar sesuai dengan jangkauan wilayah pencariannya. Maksimal bayaran yang mereka terima $70 juta.

Sebelum ini, sedikitnya tiga potongan dari bangkai pesawat MH370 telah ditemukan terdampar di sejumah pantai di pulau-pulau di kawasan Samudera Hindia hinggi ke Afrika.

Ada beragam teori mengenai penyebab hilangnya pesawat Malaysia Airlines itu. Sebagian menduga karena gangguan mesin dan sebagian lain menduga pesawat sengaja dibelokkan ke arah lain. Tim investigasi menduga ada seseorang yang mungkin sengaja mematikan transponder pesawat sebelum membelokkan arahnya ribuan mil ke arah Samudera Hindia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ethiopia Melarang Adopsi Anak Oleh Orang Asing
Tulisan selanjutnya Pertama Kali Militer Myanmar Akui Bunuh Muslim Rohingya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?