Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Carrefour Prancis Pangkas 2.400 Karyawan, Jalin Kerja Sama dengan China

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Januari 2018 09:19 9:19 am
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Januari 2018 09:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kelompok hipermarket asal Prancis Carrefour hari Selasa (23/1/2018) mengatakan sedang melakukan perombakan besar atas bisnisnya, yang meliputi antara lain pemangkasan ribuan karyawan, perubahan produk dan kemitraan dengan China.

Carrefour, yang menempati posisi peritel kedua terbesar dunia setelah Wal-Mart asal AS di awal abad ini, melorot ke posisi sembilan menurut konsultan bisnis Deloitte, setelah disalip peritel raksasa lain seperti Amazon dan Costco.

Perusahaan itu mengumumkan bahwa sekitar 2.400 karyawan akan dipangkas dari toko-toko Carrefour yang beroperasi di Prancis, yang saat ini mencapai 10.500, lewat pemutusan hubungan kerja sukarela.

Barang yang dijual Carrefour nantinya diarahkan lebih pada produk organik, dengan target penjualan meningkat 4 kali lipat pada 2022, kata CEO Carrefour Alexandre Bompard dalam pernyataannya seperti dilansir AFP.

Peritel raksasa itu juga akan memusatkan perhatian pada penjualan online, dengan target penguasaan pasar hingga 20% di Prancis. Di tahun-tahun depan mereka akan membuka 2.200 toko baru yang terletak di kawasan pemukiman di Prancis.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Carrefour juga mengatakan telah menandatangani kesepakatan dengan perusahaan provider internet China, Tencent, dan grup supermarket Yonghui, yang akan mengambil saham minoritas anak perusahaan Carrefour di China.

Para investor rupanya menyambut baik pengumuman itu, sehingga mendorong naik harga saham Carrefour lebih dari tiga persen pada pembukaan bursa di Paris, lapor RFI.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tiga Wanita WN Prancis Terancam Hukuman Mati di Iraq
Tulisan selanjutnya Mahfud MD: Kriminalisasi LGBT Dibolehkan Konstitusi, Tak Langgar HAM

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza

Berita
8 September 2026 23:19
Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Dilaporkan Rusak Sejumlah Jet Tempur AS
Dua Nelayan Palestina Alami Luka-Luka usai Perahu Mereka Ditembaki Pasukan ‘Israel’
Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun
Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’

Terbaru

  • Promosi Adidas Gandeng IDF, MUI: Waspada Propaganda Zionis, Perkuat Boikot!
  • Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun
  • Warga Thailand Demo Kedutaan ‘Israel’, Protes Kelakuan Wisatawan Zionis
  • Trump Diam soal Sanksi Inggris terhadap Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Dilaporkan Rusak Sejumlah Jet Tempur AS
  • Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia
  • Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
  • Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
  • ‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
  • Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?