Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

St. Gallen Swiss akan Gelar Pemungutan Suara Soal Larangan Cadar

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Januari 2018 19:19 7:19 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Januari 2018 19:19
Bagikan
Baliho anti niqab di Swiss.
Bagikan

Hidayatullah.com—Penduduk di wilayah St. Gallen, Swiss, akan menggelar pemungutan suara guna memutuskan apakah larangan kondisional penggunaan penutup wajah di tempat umum bisa diterapkan.

Tahun lalu, parlemen daerah St. Gallen meloloskan RUU yang melarang orang menutupi wajahnya di tempat umum jika hal itu menimbulkan ancaman keamanan atau mengancam ketentraman publik atau agama, yang mana kondisinya akan dikaji kasus perkasus.

Larangan itu termasuk cadar atau burqa yang biasa dipakai wanita Muslim dan penutup wajah yang dipakai oleh para pelaku unjuk rasa atau demonstrasi atau untuk tujuan kriminal.

Peraturan pembatasan penggunaan penutup wajah di tempat publik itu digagas oleh organisasi-organisasi pemuda dari partai-partai Sosialis, Hijau dan Liberal-Hijau. Mereka berhasil mendapatkan 4.000 tanda tangan sehingga bisa menuntut digelarnya pemungutan suara oleh warga St. Gallen guna menentukan nasib RUU tersebut, lapor kantor berita ATS hari Senin (29/1/2018).

Masalah cadar sejak lama menjadi perdebatan publik di negara mungil nan makmur, Swiss.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tahun 2016, wilayah Tocino menjadi canton pertama di Swiss yang mengimplementasikan larangan penggunaan burqa atau niqab di tempat publik. Larangan tersebut berlaku pula untuk turis.

Tahun lalu, warga di canton Glarus menolak memberlakukan larangan cadar. Sementara parlemen nasional Swiss juga menolak larangan cadar itu diterapkan secara nasional.

Meskipun menolak memberlakukan larangan cadar secara nasional, pemerintah Swiss memutuskan mengambil langkah lebih lunak, yaitu melarang memaksa orang lain untuk mengenakan cadar.

Sebuah survei yang dirilis bulan Januari ini menunjukkan bahwa mayoritas warga Swiss mendukung larangan pemakaian cadar baik berupa burqa (cadar yang juga menutupi bagian mata) maupun niqab (cadar yang menampakkan bagian mata), lapor The Local.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya George Weah Janji Hapus UU Kewarganegaraan Liberia yang Rasis
Tulisan selanjutnya PP Muhammadiyah: 3 Syarat Ulama yang Tak Boleh Ditawar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?