Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kepala Intelijen: Korut Pakai Kedutaannya di Jerman untuk Mendapatkan Teknologi Nuklir

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Februari 2018 10:07 10:07 am
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Februari 2018 10:07
Bagikan
Gedung Kedutaan besar Korea Utara di Berlin, Jerman.
Bagikan

Hidayatullah.com—Kepala dinas intelijen dalam negeri Jerman mengatakan bahwa Korea Utara menggunakan kedutaannya di Berlin untuk mendapatkan peralatan berteknologi tinggi yang dipakai untuk mengembangkan kemampuan nuklirnya.

Korea Utara mendapatkan peralatan dan perlengkapan serta teknologi untuk mengembangkan program rudal balistik nuklirnya dengan memanfaatkan kedutaannya di Berlin, kata kepala dinas intelijen domestik Jerman BfV.

“Kami berkeyakinan aktivitas procurement terjadi di sana, yang menurut perspektif kami, untuk kepentingan program rudal, serta program nuklir,” kata Kepala BfV Hans-Georg Maassen kepada lembaga penyiaran publik NDR dalam sebuah wawancara seperti dikutip DW.

NDR sudah merilis sebagian isi wawancara itu hari Sabtu (3/2/2018), yang versi lengkapnya akan disiarkan pada hari Senin.

Meskipun dia tidak menjelaskan lebih lanjut jenis teknologi dan alat apa yang diperoleh Korea Utara, tetapi Maassen mengatakan bahwa barang-barang dan teknologi itu bisa dipakai baik untuk keperluan sipil maupun militer.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Ketika kami mendeteksi ada kegiatan semacam ini, kami mencegahnya,” kata Maassen. “Namun, kami tidak menjamin bahwa kami bisa mendeteksi dan menggagalkan semua kasus.”

Maassen juga mengatakan bahwa aktivitas procurement yang dilakukan oleh Korea Utara itu dilakukan lewat pasar lain, atau dengan memanfaatkan perusahaan-perusahaan bayangan yang mereka miliki di Jerman.

BfV memperoleh informasi perihal procurement Korut itu pada tahun 2016 dan 2017, menurut laporan investigatif NDR. Barang dan teknologi yang diperoleh Korut diduga digunakan oleh Pyongyang untuk mengembangkan kemampuan persenjataan nuklirnya.

Pada tahun 2014, seorang diplomat Korea Utara dikabarkan berusaha mendapatkan “multi-gas monitor” yang digunakan dalam pengembangan senjata kimia.

Tuduhan yang dikemukakan Jerman itu menyusul laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang mengatakan bahwa Prongyang sudah melanggar sanksi. Menurut PBB, Korea Utara masih saja mengekspor batubara, besi dan baja serta komoditas lain yang dilarang, dan mendulang $200 juta dari hasil perdagangan itu.

Masih menurut laporan PBB tersebut, Pyongyang menjual teknologi nuklirnya ke Myanmar, dan membantu program senjata kimia Suriah.

Beberapa tahun terakhir PBB memperketat sanksi terhadap Korut, karena Pyongyang berulang kali melakukan uji coba rudal yang membuat resah sejumlah negara, terutama tetangganya seperti Jepang dan Korea Selatan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ekuador Berharap Pembatasan Jabatan Presiden Meredam Korupsi
Tulisan selanjutnya covid-19 ptm terbatas jakarta Memilih Guru dan Sekolah yang Baik Bagi Anak (1)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tiga Tahun Perang, Penjajah ‘Israel’ Mulai Kehabisan Tentara dan Peralatan

Berita
21 September 2026 13:25
Di Jepang Sekarang Ada 100.000 Orang Berusia 100 Tahun atau Lebih
Asap Tebal Muncul Dekat Bandara, Houthi Klaim Lancarkan Serangan ke Riyadh
Tujuh Kelompok Pemberontak Ethiopia Membentuk Aliansi Baru
Al-Azhar Kecam Serangan ke Arab Saudi, Minta Semua Pihak Tahan Diri

Terbaru

  • Lebih dari 160 Atlet Irlandia Serukan Boikot Laga Lawan ‘Israel’
  • Iran Ancam Gunakan Senjata Baru Jika AS Kembali Serang
  • Kebutuhan Dai Masjid Ibukota Mendesak, DPW Hidayatullah DKI Jakarta Gagas Madrasah Muballigh Muda
  • Hari Solidaritas Hijab, Muslimat Hidayatullah Jaksel Ajak Muslimah Bangga Berhijab
  • KO Lawannya 12 Detik, Petarung UFC Ini Lafalkan Al-Fatihah di Hadapan Ribuan Penonton AS
  • Tujuh Kelompok Pemberontak Ethiopia Membentuk Aliansi Baru
  • Demi Umrah, Pemuda Turki Rela Nebeng 40 Kendaraan Melintasi 3 Negara
  • Sudah 90 Hari Azan Tak Berkumandang di Masjid Ibrahimi Palestina
  • Haiti Ekstradisi 18 Tersangka Pembunuhan Presiden Jovenel Moise ke Amerika Serikat
  • Tak Ingin Pelajar Lokal Merasa Minoritas, Italia akan Batasi Siswa Asing dan Larang Hijab

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?