Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Gaji Pekerja Eropa Tahun 2017 Melorot Dibanding 2010

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Maret 2018 18:39 6:39 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Maret 2018 18:39
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Bukannya bertambah, gaji para pekerja di Eropa justru melorot 20 persen antara tahun 2010 dan 2017, menurut hasil kajian terbaru.

Hasil kajian yang diberi judul “Benchmarking Working Europe 2018”, dirilis hari Senin (19/3/2018) oleh European Trade Union Confederation (ETUI), mengkaji ‘gaji sesungguhnya’ dari para pekerja yang mana faktor biaya hidup dimasukkan dalam perhitungan. Kajian meliputi negara-negara anggota Uni Eropa dan Norwegia dalam kurun sepuluh tahun terakhir.

Menurut kajian itu, dari sembilan negara yang mengalami penurunan gaji secara keseluruhan selama tujuh tahun, enam dari mereka yaitu Italia, Inggris, Spanyol, Belgia, Yunani dan Finlandia, juga mengalami penurunan dari tahun 2016 ke 2017.

Pada tahun 2017, para pekerja di Yunani mengalami penurunan gaji paling tajam sejak 2010. Rata-rata gaji mereka turun 19%, sementara negara tetangga Siprus mengalami pengurangan gaji 10%. Selama tujuh tahun pekerja di Finlandia mengalami penurunan gaji 1%, tetapi dari tahun 2016 ke 2017 mereka mengalami penurunan 2%.

Sementara itu, pekerja di kawasan Eropa Timur menikmati kenaikan pendapatan. Orang-orang di Bulgaria rata-rata menikmati kenaikan gaji 55% antara tahun 2010 dan 2017, sementara orang Latvia mendapat tambahan 44%.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Resesi global, yang dipicu oleh krisis kredit perumahan di Amerika Serikat tahun 2007-2008, berdampak pada menyusutnya perekonomian Uni Eropa. Utang nasional dan pengangguran melonjak di banyak negara anggota UE, sementara dunia usaha berusaha bertahan di tengah-tengah melemahnya daya beli masyarakat. Industri manufaktur dan pariwisata Eropa juga ikut terpukul.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Yusril: Hak Konstitusional Bercadar Tak Bisa Dikesampingkan Aturan Perguruan Tinggi
Tulisan selanjutnya Mantan Presiden Catalonia Puigdemont Ditahan di Jerman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Berita
20 Juli 2026 14:30
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?