Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kabar dari Suriah

AS Akui Adanya Senjata Kimia di Ghouta Timur

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 April 2018 16:52 4:52 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 April 2018 16:52
Bagikan
Sebagian besar korban serangan gas kimia beracun Rezim Bashar al Assad ini adalah anak-anak
Bagikan

Hidayatullah.com—Amerika Serikat tidak meragukan bahwa senjata kimia telah digunakan pada penduduk sipil Suriah di Ghouta Timur, dan bersiap menggunakan “mekanismenya sendiri” untuk menyelidiki serangan itu, kata Kemenlu AS hari Selasa.

“Amerika Serikat yakin dan tahu bahwa beberapa jenis senjata kimia telah digunakan,” jubir wanita Heather Nauert mengatakan pada para wartawan ketika ditanya apakah AS akan menunggu penyelidikan oleh Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW).

“Kami tidak mengetahui kapan waktu mereka dapat masuk, mengumpulkan informasi,” katanya, merujuk pada OPCW. “Kami memiliki intelejen kami, dan nantinya mereka memiliki informasi mereka dari lapangan. Jadi kami memiliki berbagai jenis informasi,” ujarnya dikutip Albawaba.

Mengutip pengumuman OPCW bahwa organisasi itu akan segera mengumpulkan bukti di lapangan, dia mengatakan Washington melihat kelompok itu sebagai sebuah “badan yang netral” yang dapat mengumpulkan bukti namun pemerintah AS juga memiliki mekanismenya sendiri.

Baca: Rezim Assad Menargetkan Ghouta Timur dengan Gas Klorin

Rezim Bashar al Assad menyerang targetnya di distrik Douma Ghouta Timur pada Sabtu, menggunakan gas beracun yang menyebabkan 78 penduduk sipil terbunuh, menurut laporan Pertahanan Sipil Suriah, dikenal juga sebagai White Helmets.

Baca Juga

muslim spanyol
Muslim di Spanyol Ungkap Bahwa Setiap Jumat Seorang Warga Menjadi Mualaf
Pemimpin Rezim Suriah, Bashar Assad dan Istrinya Positif Covid-19
Rezim Assad Suriah Telah Menyiksa 98 Orang Sampai Mati dalam 2 Tahun Terakhir
PBB Prihatin Meningkatnya Kekerasan di Idlib Suriah setelah Serangan Rezim
Pakistan Kirim Bantuan Medis Terbesar Sejak Mewabahnya Covid-19

Pada Senin, Presiden Donald Trump berjanji akan merespon penggunaan senjata kimia rezim Assad sebelum rapat dengan jenderal-jenderal tingginya untuk mendiskusikan tanggapan Washington.

Baca: Rezim Suriah telah Gunakan 211 Kali Senjata Kimia

Belumlah jelas kapan dan apakah yang akan dilakukan AS.

Ghouta Timur yang terletak di pinggiran Damaskus telah berada di bawah kepungan selama lima tahun terakhir, dan akses kemanusiaan menuju area itu, yang merupakan rumah bagi 400.000 orang, telah benar-benar terputus.

Selama delapan bulan terakhir, pasukan rezim Bashar al Assad telah mengintensifkan kepungan mereka, membuatnya hampir tidak mungkin bagi makanan atau obat-obatan untuk masuk ke distrik itu dan menyebabkan ribuan penduduk sipil kesulitan mendapatkannya.*/Nashirul  Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatASbashar al assadDoumaGhouta TimurklorinOPCWOrganisasi Pelarangan Senjata Kimiasenjata kimiasuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya HRW: Al Sisi Harus Prioritaskan Reformasi, Mengakhiri Pelanggaran HAM
Tulisan selanjutnya Konvoi ke-18 dari Ghouta Timur Tiba di Al-Bab

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Kabar dari Suriah

Krisis Roti di Provinsi di Bawah Kontrol Rezim Assad di Suriah sedang Berkembang

20 Oktober 2020 21:40
Kabar dari Suriah

Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

12 Oktober 2020 10:15
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Truk di Al-Bab Suriah Menewaskan Sedikitnya 18 orang

7 Oktober 2020 11:05
Kabar dari Suriah

Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

30 September 2020 19:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?