Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

RS Wakaf Khusus Mata Pertama Berdiri di Serang, Diresmikan Sabtu

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 20 April 2018 16:03 4:03 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 20 April 2018 16:03
Bagikan
Rumah Sakit Mata Ahmad Wardi di Serang, Banten.
Bagikan

Hidayatullah.com– Dalam rangka meningkatkan taraf kesehatan masyarakat, rumah sakit khusus mata di Kota Serang, Banten didirikan. RS tersebut berdiri di atas tanah wakaf dari keluarga Achmad Wardi yang diamanahkan kepada Badan Wakaf Indonesia sebagai nazhir, dan dikelola oleh Yayasan Dompet Dhuafa Republika, sehingga diberi nama Rumah Sakit Mata Achmad Wardi BWI-DD. RS ini termasuk kategori Rumah Sakit Khusus Kelas C.

RS Mata Achmad Wardi akan dibuka secara resmi oleh Menteri Kesehatan pada Sabtu, 21 April 2018, pukul 10.00 WIB. Maka, mulai Sabtu besok, rumah sakit ini akan menerima pasien sakit mata dari kalangan dhuafa maupun umum.

Sebelumnya, telah dilaksanakan soft launching pendirian rumah sakit pada 28 September 2017 dan pihak rumah sakit baru sebatas melaksanakan kegiatan sosial layanan kesehatan.

“Selama ini kontribusi wakaf sudah sangat banyak di bidang peribadatan dan pendidikan, melalui tanah-tanah wakaf untuk pembangunan masjid dan sekolah. BWI ingin kontribusi wakaf bagi pembangunan nasional di bidang kesehatan juga besar. Kalau bisa mayoritas rumah sakit di Indonesia adalah wakaf,” ujar Wakil Ketua BWI Yuli Yasin dalam siaran pers diterima hidayatullah.com, Jumat (20/04/2018).

Baca: RS Wakaf Ibu dan Anak akan Dibangun di Bandung

“Berdasarkan Profil Kesehatan Pemerintah Daerah Banten hingga tahun 2016, di Kota Serang ini terdapat 9 (sembilan) rumah sakit. Tidak ada rumah sakit khusus mata satu pun,” tutur Yuli Yasin.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

 

RS Mata Achmad Wardi bekerja sama dengan Klinik Mata Utama (KMU) dan merupakan rumah sakit khusus mata pertama di Kota Serang, dengan teknik operasi tanpa jahit dan menggunakan alat-alat medis terkini, dengan layanan unggulan ‘Vitreoretina” dan “ Cataract Centre”. Selain ini, RS Mata Achmad Wardi juga membuka Unit Gawat Darurat untuk pelayanan kesehatan umum.

“Klinik Mata Utama (KMU) berdiri tahun 2010 di Gresik, Jawa Timur. Saat ini, 8 tahun setelah berdiri, telah berkembang di 10 lokasi. Niat awal berdirinya KMU adalah untuk memberikan layanan terbaik bagi penderita gangguan mata, terutama katarak. Indonesia masih menjadi negara dengan penderita kebutaan yang tinggi. Sebagian besar disebabkan katarak yang terlambat ditangani,” ujar dr Uyik Unari, SpM sebagai Direktur Utama KMU.

Provinsi Banten tidak luput dari permasalahan jumlah penderita katarak yang setiap tahun terus meningkat. Dengan RS itu, coba ditekan angka penyebab katarak dan kebutaan, terutama pada masyarakat lapisan bawah.

Baca: BWI Ingin Wujudkan Masyarakat Sadar Wakaf

“KMU memiliki tiga prinsip layanan, yakni professional, educational dan social, atau yang disingkat ProEduSocio. Oleh karena itu kami bergerak untuk bekerja sama,” tutup dr Uyik.

Ketiga institusi itu berharap dapat menciptakan sinergi yang positif bagi masyarakat di wilayah Serang maupun Provinsi Banten. Sinergi untuk memangkas kebutaan akibat katarak dan penyakit mata lainnya, terutama dari kalangan masyarakat lapisan bawah. Dengan demikian, semua warga negara Indonesia mempunyai hak dan akses yang setara atas layanan kesehatan.

Menurut Direktur Utama DD Filantropi, drg Imam Rulyawan, MARS, hadirnya RS Mata Achmad Wardi di Serang merupakan bagian dari tonggak sejarah karena untuk pertama kalinya nazir kedua institusi itu bekerja sama di bidang rumah sakit. “Ini menjadi momentum pengelolaan wakaf produktif di Indonesia yang memastikan amanah agar aset wakaf tersebut memberikan pahala sepanjang masa bagi orang yang berwakaf (wakif).”

Baca: Resmi Sebagai Nazhir Wakaf Uang, BMH Buka Program Wakaf Pendirian Rumah Sakit, Minimarket, dan Sekolah Unggulan

Ia mengatakan, keberadaan RS Mata Achmad Wardi ditargetkan pada tahun 2018 dapat melayani 4.655 jiwa pasien, sementara sebanyak 175 penerima manfaat untuk jatah operasi katarak.

Hal ini tidak terlepas dari prevelansi penderita katarak mencapai 1,5 – 2 persen dari total jumlah penduduk dan memiliki taraf ekonomi bawah, kata Imam Rulyawan.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Badan Wakaf IndonesiaBantendompet dhuafakatarakKesehatanKlinik Mata UtamaKMUKota SerangnazhirRSRS wakafrumah sakitrumah sakit mataRumah Sakit Mata Achmad WardiRumah Sakit Mata Achmad Wardi BWI-DDtanah wakafwakafwakaf produktifWakil Ketua BWIYuli Yasin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya IKAPI DKI: Jadikan Kedangkalan Literasi Sebagai Musuh Bersama
Tulisan selanjutnya Haji Tahun Ini, Calon Jamaah Wafat Bisa Digantikan Keluarganya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?