Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Swiss Perbolehkan Komponen Gas Sarin Diekspor ke Suriah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 27 April 2018 14:02 2:02 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 April 2018 14:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pada 2014 sebuah perusahaan Swiss mengekspor ke Suriah zat kimia yang dapat digunakan untuk menghasilkan gas sarin yang beracun, media Swiss dikutip Anadolu Agency.

Berdasarkan Radio Swiss dan Televisi RTS, sebuah perusahaan Swiss telah mengekspor lima metrik ton isopropanol kimia ke Suriah pada tahun 2014.

Pada Mei 2014, Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCA) mengatakan Suriah telah menghancurkan 120 metrik ton isopropanol.

“Meskipun begitu, enam bulan setelah menyingkiran persediaan bahan kimia itu, sebuah perusahaan Swiss dapat mengekspor lima metrik ton isopropanol ke Suriah tanpa adanya penolakan dari otoritas Swiss, RTS mengatakan pada Selasa.

Baca: Investigasi Serangan Kimia di Douma Dimulai

Sekretariat Negara Swiss Bidang Perekonomian (SECO) mengatakan bahwa kliennya saat itu merupakan “sebuah perusahaan farmasi swasta Suriah” dan tidak ada “indikasi bahwa perusahaan itu memiliki hubungan dengan rezim Suriah saat itu, ataupun sekarang.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca:  Washington: Rezim Suriah Telah Menggunakan Senjata Kimia 50 Kali .

Uni Eropa telah menjatuhkan sanksi pada rezim Suriah, termasuk terkait ekspor sejumlah zat kimia, termasuk Isopropanol. Namun otoritas Swiss, yang bukan anggota EU, tidak memasukkan Isopropanol ke dalam daftar produk yang dilarang dikirim ke Suriah.

Pasukan rezim Suriah telah melancarkan 214 serangan kimia pada oposisi sejak 2011, membunuh setidaknya 1,421 orang, menurut kelompok pemantau Jaringan HAM Suriah (SNHR).*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Gas SarinisopropanolkimiaOPCAOrganisasi Pelarangan Senjata KimiaSECOSekretariat Negara Swiss Bidang Perekonomiansuriahswiss
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ombudsman Panggil Rektor IAIN Bukittinggi Soal Cadar
Tulisan selanjutnya Qatar Desak Peran Bersama Dunia dalam Krisis Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?