Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PM Mahathir Batalkan Proyek Kereta Cepat KL-Singapura

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 Mei 2018 09:59 9:59 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Mei 2018 09:59
Bagikan
Dr Mahathir Mohammad
Bagikan

Hidayatullah.com–Guna memangkas beban utang Pemerintah Malaysia dan engevaluasi kembali proyek-proyek infrastruktur peninggalan Najib  Razak, Mahathir Mohamad akan membatalkan proyek kereta cepat Kuala Lumpur (KL)-Singapura dan investasi China.

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad hari Senin (28/05/2018) berjanji akan membatalkan rencana ambisius membangun jaringan kereta api cepat Singapura-Kuala Lumpur.

“Kami harus menunda beberapa proyek yang tak terlalu diperlukan, contohnya kereta api cepat, yang akan menghabiskan biaya 110 miliar ringgit (Rp 386 triliun) dan tidak menghasilkan uang satu sen pun bagi kami,” ujar Mahathir kepada harian The Financial Times.

“Proyek itu akan dibatalkan,” tambah politisi berusia 92 tahun itu.

Pernyataan Mahathir ini bisa mengganggu hubungan kedua negara tetangga itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: 90 Persen Pembeli Properti ‘Forest City’ dari China –

Mahathir, yang secara mengejutkan menang pemilu Malaysia dan mengalahkan koalisi Najib Razak, sedang berusaha memperbaiki keuangan negara. Kondisi keuangan Malaysia sedang memburuk setelah pemerintah sebelumnya terlibat dalam skandal keuangan.

Mahathir menegaskan keputusannya sudah final untuk membatalkan rencana kereta cepat Kuala Lumpur-Singapura, yang telah disepakati beberapa tahun lalu. Kereta cepat ini diperkirakan akan memotong waktu perjalanan menjadi 90 menit, dari sebelumnya lima jam.

“Ini tidak menguntungkan. Ini akan menghabiskan banyak uang, kami tidak akan menghasilkan uang sama sekali dari operasi ini,” katanya dikutip dari AFP, Senin (28/05/2018).

Mahathir menambahkan, belum bisa memastikan kapan pembatalan kerja sama itu dilakukan, sebab harus membahasnya dengan pihak Singapura. “Tentu saja kita harus berbicara dengan Singapura, kami memiliki perjanjian dengan mereka,” kata Mahathir

Sebelumnya Mahathir Mohamad juga mengatakan akan mempertimbangkan pembatalkan proyek-proyek infrastruktur besar salah satunya pembangunan rel kereta One Belt One Road (OBOR) dengan pemerintah China.

Malaysia memulai mega proyek pembangunan rel kereta East Coast Rail Link (ECRL) senilai 55 miliar ringgit adalah proyek infrastuktur terbesar di Malaysia dan bagian terbesar dari OBOR yang dimulai bulan lalu.

Baca: 13 Pelajaran Peristiwa Tumbangnya Rezim di Malaysia 

OBOR adalah proyek ambisius Presiden China Xi Jinping pada 2013 untuk membangun kembali rute dagang Jalur Sutra yang menghubungkan Asia Tengah, Eropa, dan Indo Pasifik. Proyek OBOR meliputi pembangunan jalan, rel kereta, pipa minyak, pembangkit listrik, pelabuhan, dan infrastruktur penunjang lainnya.

Untuk proyek ini, Malaysia mendapatkan pinjaman dana dari China Exim Bank. Nantinya, proyek ini akan terbentang 688 kilometer, menghubungkan Laut China Selatan dan perbatasan Thailand di Selatan sebagai rute kapal strategis Selat Malaka.

“Kami akan menegosiasikan ulang. Kesepakatan ini sangat merusak perekonomian kami,” kata Mahathir.

Mahathir juga mengaku telah mempertanyakan proyek ini sejak awal diteken oleh Perdana Menteri Najib Razak.

Malaysia adalah penerima investasi luar negeri terbesar keempat dari China tahun lalu, dikutip dari laporan Economist Intelligence Unit pada tahun 2017. Sebagai perbandingan, pada tahun 2015 Malaysia berada di peringkat 20.

Para analis memprediksi, dengan rencana Mahathir ini, telah memicu kecemasan pemerintahan China.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinaEast Coast Rail LinkECRLinvestasiJalur Sutra. One Belt One RoadkomunisMahathir MohammadMalaysiaNajib RazakOBORproyek infrastrukturproyek kereta cepatrel keretasingapura
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 11 Kelompok Oposisi Bentuk Aliansi Baru di Idlib
Tulisan selanjutnya Milisi Syiah Hashd al-Shaabi dan Polisi Iraq Bentrok, 1 Orang Tewas di Masing-masing Pihak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?