Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kisah & Perjalanan

Bus Perpustakaan Keliling Dorong Anak Afghanistan Membaca

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 30 Mei 2018 13:19 1:19 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 Mei 2018 13:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang lulusan Oxford University, Inggris menjadi individu pertama di Afganistan menggagas perpustakaan keliling menggunakan Bus di sekitar Kabul.

Freshta Karim (25), berkomitmen untuk menciptakan perpustakaan keliling yang diberi nama ‘Charmaghz’ yang dalam bahasa setempat berarti ‘kacang kenari’, karena bentuknya menyerupai otak manusia.

Freshta, yang juga seorang pengungsi Afghanistan, mengatakan ide untuk membuat perpustakaan adalah karena pengalaman masa kecilnya yang tidak memiliki kesempatan untuk mengunjungi perpustakaan.

“Ketika saya masih kecil saya tidak memiliki kesempatan untuk mengunjungi perpustakaan dan membaca buku yang saya inginkan. Ini adalah perasaan pedih karena saya sadar, hanya pengetahuan yang dapat mengubah kehidupan yang sulit dan kemiskinan seseorang.

“Untuk alasan itu, saya membuat perpustakaan keliling untuk membantu anak-anak ini mengenali huruf-huruf itu, kemudian berpikir kritis tentang tanggung jawab mereka dalam kehidupan,” katanya.

Baca Juga

Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia mengunjungi Palestina dan Masjidil Aqsha
Keadaan Masjidil Aqsha dan Rakyat Palestina di Bawah Penjajahan Israel
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [2]
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [1]
Manis Asin Bisnis Si Kental Hitam
Syiarkan Tilawah al-Quran, Mahasiswa STAIL Selenggarakan “Touring Quran”

Charmaghz,  dilengkapi dengan rak buku, meja dan kursi untuk anak-anak membaca secara kasual.

Charmaghz digunakan oleh sekitar 300 bisa dinikmati anak Afganistan setiap harinya, sejak diluncurkan pada bulan Februari.

Baca: Etnis Wakhi: Tak Kenal Perang dan Tak Kenal Taliban

Pesona Charmaghz adalah upaya murni untuk membantu orang-orang Afghanistan yang berada di antara negara-negara dengan tingkat melek huruf yang tinggi.

Kendaraan yang disewa dari perusahaan bus milik pemerintah guna mengambil tindakan pencegahan untuk menghindari jalan-jalan utama yang dilalui dan daerah-daerah menghindari kelompok militan di Kabul.

Abbas mengatakan bus perpustakaan telah memberikanya akses ke buku-buku yang tidak bisa ia temukan di sekolahnya

Mengenai Charmaghz, dia mengatakan perpustakaan keliling ini akan berhenti di beberapa lokasi seperti sekolah, taman dan panti asuhan setiap minggu, karena ini adalah tempat yang aman untuk anak-anak membaca, bermain catur dan bertemu teman-teman mereka.

Dia mengatakan hal itu adalah cara yang efektif untuk memfasilitasi lebih banyak anak, sehingga meningkatkan tingkat melek huruf di Afghanistan yang sekarang 36 persen.

Freshta yang dibesarkan sebagai pengungsi di Pakistan, sebelum kembali ke Afghanistan pada 2002 setelah jatuhnya Taliban oleh invasi pimpinan Amerika Serikat (AS).

Setelah memenangkan beasiswa Chevening, ia mengejar gelar master (kebijakan publik) di Universitas Oxford, setelah lulus dari Kabul.

“Ketika kami masih kecil, kami tidak memiliki perpustakaan untuk anak-anak.

“Bahkan, saya masih ingat, kita perlu duduk di lantai ketika di sekolah karena tidak ada kursi,” kata Freshta kepada AFP.

Baca: 400.000 Anak Afghanistan Putus Sekolah Tahun Ini

Freshta yakin perpustakaan keliling mampu membawa perubahan ke Afghanistan, tetapi ia berharap dapat mengumpulkan lebih banyak dana untuk menyewa dua bus lagi.

“Saya pikir perpustakaan keliling tidak dapat menyelesaikan berbagai masalah dalam sistem pendidikan di negara ini.

“Tetapi saya yakin bahwa perpustakaan keliling ini adalah bisnis kecil untuk mencapai tujuan yang lebih besar,” katanya.

Di dalam Charmaghz, Abbas, 15 tahun, membaca cerita tragis tentang Rostam, seorang pahlawan dalam mitologi Persia, dan putranya, Sohrab.

Abbas mengatakan bus perpustakaan telah memberikanya akses ke buku-buku yang tidak bisa ia temukan di sekolahnya.

“Di sekolah pilihannya terbatas. Buku tidak banyak seperti di sini. Anda dapat menemukan berbagai macam buku,” kata Abbas seperti dilansir AFP.

Lebih dari delapan juta anak-anak terdaftar di sekolah-sekolah di seluruh Afghanistan tahun ini. Tetapi 3,5 juta anak-anak usia sekolah lainnya terpaksa tidak melanjutkan pendidikan karena sekolah ditutup, konflik atau kemiskinan.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfganistanbacabusCharmaghzFreshta KarimKabulliterasimelek hurufOxford UniversityPengungsi Afghanistanperpustakaan keliling
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Afrika Gunakan Yuan sebagai Cadangan Devisa, Pengaruh ‘Cengkraman’ China?
Tulisan selanjutnya Gaji BPIP Terus Disoroti, Ini Kritikan Ombudsman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Berita
5 Juni 2026 06:00
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Kisah & Perjalanan

Aksara Jawi yang Masih Bertahan di Brunei Darussalam

21 Desember 2022 09:45
FeatureKisah & Perjalanan

Mendulang Rezeki dari Budi Daya Rumput Laut di Desa Kupang

10 Desember 2022 23:18
Kisah & Perjalanan

Piala Dunia 2022: Qatar Ubah Pertandingan Bola menjadi Keramahan Budaya Arab dan Keindahan Islam

9 Desember 2022 10:25
Kisah & Perjalanan

Turki dan Surga Kucing

4 Desember 2022 23:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?