Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dalih Deradikalisasi, Filipina Seragamkan Kurikulum Pendidikan Islam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 5 Juni 2018 10:48 10:48 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Juni 2018 10:48
Bagikan
Delfin Lorenzana
Bagikan

Hidayatullah.com–Menteri Pertahanan Filipina Delfin Lorenzana mengatakan  pemerintah akan melakuksan menstandarisasi kurikulum pengajaran di sekolah-sekolah Islam baik negeri maupun swasta dan akan mendapatkan pengawasan yang lebih besar dari Kementerian Pendidikan demi mencegah radikalisme.

Lorenzana dikutip Arabnews mengatakan Filipina akan menerapkan sistem madrasah yang dilembagakan dengan kurikulum dan pengawasan yang lebih besar dari Kementerian Pendidikan.

Ia mengklaim, beberapa sekolah ditemukan telah dikelola oleh individu dengan keyakinan ekstrem,  menjadikan mereka saluran kepada pendanaan rahasia aktivitas radikal.

Baca: Derita Berkelanjutan Umat Islam Marawi Pasca Darurat Militer Filipina

Kebijakan ini diambil setelah kasus Marawi, Filipina bagian selatan pada tahun 2017.

“Sekolah-sekolah agama baik negeri maupun swasta, dimanfaatkan oleh orang yang berpandangan ekstremis untuk menjadikan muridnya corong pendanaan secara diam-diam untuk kegiatan radikal,” demikian alasan Lorenzana, pada Senin, 4 Juni 2018.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Lorenzana mengatakan hal ini saat berbicara pada konferensi keamanan di Singapura yang dihadiri oleh Menteri Pertahanan AS Jim Mattis dan pejabat pertahanan serta kalangan akademik dari 43 negara. Ia juga  melaporkan keberhasilan patroli Filipina yang menargetkan kelompook militan di Laut Sulu.

Sejak Juni lalu, Filipina, Malaysia dan Indonesia telah berpatroli di daerah-daerah sekitar Sabah dan Filipina selatan, di mana militan berniat membentuk kelompok mereka.

Baca: Kartu Identifikasi Khusus untuk Muslim, Cetuskan Kemarahan di Marawi

Pengepungan lima bulan di kota Marawi di pulau selatan Mindanao tahun lalu mengakibatkan lebih dari 1.100 kematian dan 200 ribu orang kehilangan tempat tinggal.

Konflik juga mendorong deklarasi darurat militer di seluruh Mindanao. Meskipun pembebasan Marawi pada 23 Oktober 2017, Kongres Filipina memperpanjang darurat militer sampai akhir 2018 atas permintaan Presiden Rodrigo Duterte.

Lorenzana mengatakan dia bekerja keras untuk meningkatkan pasukannya sambil mengakui bahwa negaranya masih belum dapat mempertahankan wilayahnya sendiri.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Delfin Lorenzanaderadikalisasifilipinaislamkurikulummadrasahradikalismesekolah islamterorisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengantar I’tikaf: The Nature of Energy
Tulisan selanjutnya Perempuan Saudi Akhirnya Bisa Mendapatkan Izin Mengemudi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?