Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Lagi, Rumor di Whatsapp Merenggut Nyawa Dua Pria India

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Juni 2018 07:19 7:19 am
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Juni 2018 07:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Polisi India menangkap 16 orang setelah dua orang pria menjadi korban pembunuhan, menyusul rumor yang beredar di Whatsapp tentang penculik anak.

Dilansir BBC Senin (11/6/2018), dua pria sedang berhenti untuk menanyakan arah jalan di negara bagian Assam, bagian timur laut India, ketika mereka dipukuli oleh orang banyak. Korban diidentifikasi sebagai Nilotpal Das, seorang ahli tata suara dan Abijeet Nath, seorang artis digital. Keduanya adalah penduduk Guwahati, kota terbesar di Assam.

Polisi mengatakan keduanya diserang kerumunan orang yang marah saat bertanya arah jalan. Warga setempat meyakini mereka adalah “penculik anak” yang sedang marak ramai dibahas orang di Whatsapp.

Rekaman video tentang penyerangan tersebut viral akhir pekan kemarin. Terlihat salah satu korban memohon kepada khalayak agar tidak dibunuh.

Warga dikabarkan marah setelah sebuah video rekaman seorang anak yang sedang diculik beredar luas lewat Whatsapp.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Seorang warga di Bangalore, tempat di mana bulan lalu juga terjadi pembunuhan atas dua orang, menunjukkan rekaman penculikan anak itu kepada koresponden BBC Dan Johnson di ponselnya. Dalam rekaman itu tampak dua pria yang mengendarai sebuah sepeda motor bergerak mendekati sekerumunan anak. Salah satu pria menculik seorang anak, lalu mereka kabur.

Namun, video penculikan itu ternyata bukan sungguhan, bahkan tidak terjadi di India. Rekaman utuh video itu menunjukkan bahwa adegan yang tampak merupakan bagian dari video kampanye keselamatan anak di Pakistan, yang sengaja dibuat agar warga berhati-hati. Video yang beredar di India tersebut sudah diedit bagian akhirnya, di mana salah satu “pelaku penculikan” menunjukkan tulisan yang menjelaskan maksud dari adegan tersebut.

“Ketika rumor beredar di media sosial, butuh waktu untuk menghentikannya,” kata pejabat senior kepolisian di Assam, Mukesh Argawal, kepada reporter BBC Hindi, seraya menambahkan bahwa polisi mengawasi berbagai media sosial guna mencegah beredarnya kabar burung.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya sikap nu hti Penegasan Sikap PBNU soal Palestina terkait Kehadiran Yahya C Staquf di Israel
Tulisan selanjutnya Obat Kerinduan Diimami Syeikh As-Sudais di Masjidil Haram

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Laporan: ‘Israel’ Danai Kampanye Rp840 Miliar untuk Mempengaruhi Jawaban AI soal Gaza

Berita
29 Juli 2026 20:34
KUII VIII Siapkan Rekomendasi Strategis untuk Pemerintah dan Penguatan Peran Umat Islam
Ribuan Sambaran Petir Picu Karhutla Baru di Kanada
Pemerintah Optimistis Ekonomi Syariah Jadi Motor Pertumbuhan Nasional
MUI Siapkan Fatwa ZIS untuk Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan Pekerja Rentan

Terbaru

  • Hackney London Mulai Akhiri Hubungan Kota Kembar dengan Haifa ‘Israel’
  • Apa itu Project Panama? Mengapa Anthropic Menghancurkan Buku-Buku Langka Demi Melatih AI
  • Netanyahu Yakin Pasukan Elite ‘Israel’ akan Membebaskannya Jika Ditahan di Luar Negeri
  • Setelah Palestina, Kini Suriah Jadi Sasaran Pencurian Tanah Pemukim Yahudi ‘Israel’
  • Amankan Laut Merah dari Houthi, Arab Saudi Galang Koalisi Internasional
  • Usai Jadi Pemimpin Politik Hamas, Khalil al-Hayya Langsung Bertemu Menlu Turki
  • Angka Bunuh Diri Tentara ‘Israel’ Terus Naik, Tahun Ini Sudah 16 Tewas
  • Survei: Hampir Separuh Warga AS Dukung Penangkapan Netanyahu
  • Laznas BMH dan Baitul Wakaf Gelar Penanaman Perdana Pisang Cavendish di Sleman untuk Kemandirian Ekonomi Umat
  • Bunuh Majikan dan Kerap Mencuri, ART Asal Indonesia Dibui Seumur Hidup di Singapura

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?