Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Di Hadapan Warga NU, Habib Rizieq harapkan Negara Tak Minta Maaf pada PKI

Ahmad
Terakhir diupdate: 9 Januari 2014 18:42 6:42 pm
Ahmad
Dipublikasikan 9 Januari 2014 16:01
Bagikan
Habib Rizieq di hadapan warga NU Surabaya
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah Indonesia saat ini dinilai sedang kebingungan atas desakan kelompok pendukung Partai Komunis Indonesia (PKI) agar Negara (Presiden Republik Indonesia) melakukan permintaan maaf korban tragedi 1965-1966

“Sekarang Negara sedang bingung menghadapi tuntutan permintaan maaf kepada PKI. Negara tidak boleh meminta maaf kepada PKI yang telah membantai santri, membakar pondok pesantren dan membunuh para ulama ,” demikian disampaikan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, Rabu (08/01/2014) dalam acara “Tabligh Akbar menyambut Maulid Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wasssalam” di Masjid Masjid Nurul Mukminin,  Kalisari Damen No.34 Mulyorejo, Surabaya.

Menurut Habib Rizieq, jika permintaan maaf dilakukan pemerintah, itu sama halnya  telah melecehkan kaum Nahdhiyin (NU).

Menurutnya,  dengan meminta maaf kepada PKI sama saja melecehkan dan tidak menghargai perjuangan Banser NU, GP Anshor dan umat Islam. Selain itu permintaan  maaf pada PKI sama dengan menyia-nyiakan kematian santri dan ulama yang PKI bantai kala waktu itu.

Habib Rizieq mengingatkan pemerintah  bawah meminta maaf kepada PKI  hanya akan  berbuntut panjang.  Negara nantinya dengan terpaksa akan membuka keran penyelidikan pelanggaran HAM. Negara juga akan menanggung kerugian korban yang PKI melakukan klaim.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kami serukan kepada Bapak Presiden untuk tidak meminta maaf kepada PKI, karena tidak ada alasan untuk meminta maaf. Sejarah telah jelas bahwa PKI telah membantai kaum Muslimin,” tutur Habib Rizieq dengan penuh semangat.

Menurutnya ummat Islamlah yang paling di rugikan akan hal ini. oleh karena itu ia mengajak ummat Islam untuk bersatu memerangi ‘PKI gaya baru’.

“Oleh karena itu, umat Islam tidak akan pernah memaafkan PKI yang berideolgi komunis sampai kapan pun,” ucapnya di hadapan ribuan jamaah NU Mulyosari Surabaya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Habib Rizieq Shihab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Belum Ada Kepastian Boleh dan Tidaknya Anita Berjilbab di Sekolah
Tulisan selanjutnya China Akan Terapkan Larangan Merokok di Tempat Umum

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Artikel
21 Juli 2026 07:00
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?