Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Warga Turki Adakan Peringatan Dua Tahun Kudeta yang Gagal

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 Juli 2018 06:34 6:34 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Juli 2018 06:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Puluhan ribu orang melakukan peringatan tahun kedua kudeta gagal di Istanbul. Acara peringatan, yang dikenal sebagai “Demokrasi dan Pertemuan Hari Kesatuan Nasional,” diadakan di “Jembatan Martir 15 Juli” di mana 34 orang tewas dalam bentrokan antara warga sipil dan tentara pada 15 Juli malam.

Orang-orang membawa bendera Turki, meneriakkan slogan-slogan seperti, “para martir tidak mati, negara tidak terbagi” dan “setiap orang Turki dilahirkan sebagai seorang prajurit.”

Acara peringatan juga dilakukan di berbagai tempat.

Kedutaan Besar Turki di Washington, Amerika Serikat, mengadakan upacara untuk menandai kudeta yang digagalkan pada 2016, yang diatur oleh Organisasi Teror Fetullah (FETO).

Acara dimulai dengan satu menit doa bersama untuk menghormati para korban dari kudeta yang kalah 15 Juli, diikuti dengan menyanyikan lagu kebangsaan Turki.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam pidato pembukaannya, Duta Besar Turki untuk AS Serdar Kilic mengatakan demokrasi Turki, ketertiban konstitusional dan pemimpin yang dipilih secara demokratis berada di bawah “serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya oleh kelompok keji [FETO]” pada malam percobaan kudeta.

Sementara di Turki, masjid-masjid mengumandangkan doa untuk mengenang para martir pada dan seruan persatuan nasional.

Baca: Turki Lakukan Penangkapan Puluhan Kolonel Terkait Gulen

Sekitar 90 ribu masjid di seluruh Turki berdoa untuk persatuan nasional dan untuk mengenang para martir pada pukul 00.13 waktu setempat (2113GMT).

Berbicara di hadapan publik dalam peringatan yang diadakan di Jembatan Martir 15 Juli di Istanbul, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berujar, “Hari ini, kita merasakan kesedihan yang dalam dan rasa bangga yang membuncah di hati kita di saat yang bersamaan.”

Memuji keberanian dan perlawanan masyarakat Turki pada malam kudeta terjadi, dia berkata, “Kemenangan ini adalah hasil dari keberanian para martir dan veteran yang berani menghadapi tank dan pesawat-pesawat,” ujarnya dikutip Anadolu Agency hari Senin, (16/07/2018).

Erdogan juga menyebut usaha kudeta pada 15 Juli tersebut sebagai “kebangkitan bangsa Turki” dan “sebuah perjuangan demokrasi.”

“15 Juli tidak akan pernah kita lupakan,” ujar dia. “Kita tidak akan melupakan mereka yang mendoakan kita dan mereka yang membantu FETO.”

Erdogan juga menyebut kelompok teror tersebut seperti “gurita”.

Baca: Tokoh Kunci Kudeta Militer Turki Bersaksi untuk Mendapat Keadilan

Merujuk pada perlawanan seluruh negeri terhadap kelompok itu, dia menyatakan, “Kita telah memutus tentakel-tentakel gurita itu.”

“Dalam dua tahun terakhir, kita telah melumpuhkan semua struktur organisasi tersebut di dalam negeri, komunitas bisnis, birokrasi, perdagangan, media dan aktivitas sipil mereka dalam skala besar.”

“Para pembunuh yang menembak warga negara kita pada malam itu mendapatkan hukuman paling berat,” ujar Presiden, sambil bersumpah akan terus melanjutkan perjuangan mereka melawan kelompok teror tersebut.

Sebuah museum kini dibangun di dekat Jembatan Martir 15 Juli sebagai penghormatan kepada para martir, lanjut Erdogan.

Anadolu Agency menyiarkan gambar-gambar yang diambil secara langsung dari markas FETO di Negara Bagian Pennsylvania, AS.

Sebanyak 250 orang tewas di seluruh negeri dalam kudeta yang hanya berlabgsung selama beberapa jam itu dan nyaris 2.200 lainnya luka-luka. Kudeta tersebut gagal setelah warga Turki bersatu melawan kaum puthist atas seruan Erdogan.

Ankara menuduh Fethullah Gulen, yang saat ini tinggal di Amerika Serikat (AS) dan jaringannya sebagai pihak yang bertanggung jawab atas upaya kudeta. Sejak kudeta, Turki terus mendorong AS mengekstradisi Gullen.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:fethullah gulenfetoJembatan Martir 15 Julikudetakudeta yang gagalOrganisasi Teror FetullahPresiden TurkiRecep Tayyip ErdoganTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Petugas Damkar London Berdoa Minta Hujan
Tulisan selanjutnya Delapan Migran Tewas Kehabisan Napas dalam Truk Kontainer di Libya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?