Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bekas Muslim, Atheis Afghanistan Dapat Suaka di Inggris

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 Januari 2014 12:22 12:22 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Januari 2014 12:22
Bagikan
Iklan ajakan mengikuti atheisme di bus kota di London.
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang pria atheis Afghanistan mendapatkan suaka dari pemerintah Inggris, yang diyakini menjadai orang pertama yang mendapatkan suaka dengan dasar pandangannya terhadap agama.

Laki-laki yang baru berusia 23 tahun itu dan tidak disebutkan identitasnya, mengaku takut apabila dipaksa kembali ke negara asalnya akan disiksa karena melepaskan imannya.

Pemuda itu dibesarkan dalam keluarga Muslim. Dia tiba di Inggris pada tahun 2007 ketika berusia 16 tahun. Namun selama tinggal di England, lambat laun dia menjadi atheis. Pria itu sebelumnya diberi kelonggaran boleh tinggal sampai 2013.

Pemuda itu mendapatkan bantuan hukum dari Kent Law Clinic, sebuah jasa hukum gratis yang diperuntukkan bagi mahasiswa dan disupervisi oleh para praktisi hukum profesional dari sekolah hukum Universitas Kent.

Kent Law Clinic membantunya mengajukan suaka ke Kementerian Dalam Negeri dengan dasar konvensi PBB tahun 1955 tentang pengungsi, dengan alasan jika dirinya dipulangkan kembali ke Afghanistan maka akan dianiaya karena tidak lagi memeluk Islam.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut para pengacara pembelanya, dia akan dibunuh karena murtad berdasarkan hukum syariah Islam. Sebab ajaran Islam sudah merambah ke seluruh aspek kehidupan dan budaya di Afghanistan.

Dilansir The Guardian (14/1/2014) keputusan Kementerian Dalam Negeri Inggris untuk menerima “penyangkalan adanya Tuhan” sebagai dasar untuk mengabulkan suaka bisa jadi preseden bagi kasus-kasus keimigrasian dan suaka selanjutnya. Aplikasi suaka pria atheis asal Afghanistan diberikan sebelum digelar sidang imigrasi.

Ketika ditanya apakah permintaan suaka dari Afghanistan itu merupakan kasus pertama yang melibatkan atheisme, seorang jurubicara Kementerian Dalam Negeri menjawab, “Kami tidak biasa mengomentari kasus-kasus individual. Inggris memiliki sejarah membanggakan dalam pemberian suaka kepada mereka yang membutuhkan dan kami mempertimbangkan setiap permohonan berdasarkan kasus per kasus.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya apartheid Bagi Pemukim Yahudi Ariel Sharon Pahlawan dan Pengkhianat
Tulisan selanjutnya Program Umrah Pelajar Turki Sangat Diminati

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

Berita
3 September 2026 10:23
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?