Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Bela ‘Israel’, AS Umumkan Penutupan Kantor PLO di Washington

Ahmad
Terakhir diupdate: 12 September 2018 12:13 12:13 pm
Ahmad
Dipublikasikan 11 September 2018 11:37
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Penasihat keamanan nasional AS, John Bolton, mengumumkan hari Senin (10/09/2018) bahwa AS akan menutup kantor Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) di Washington dan dan mengancam Mahkamah Pidana Internasional (ICC).

“Pemerintahan Trump tidak akan membiarkan kator tersebut tetap terbuka semnetara pihak Palestina menolak untuk memulai negosiasi langsung…,” ungkap Bolton, menurut rancangan pidatonya dikutip oleh The Wall Street Journal.

Dalam sebuah pernyataan, departemen luar negeri AS mengatakan para pemimpin PLO tidak mau terlibat dengan upaya AS untuk mendorong perdamaian dengan ‘Israel’, bahkan Palestina justru berusaha untuk mendorong dilakukannya penyelidikan terhadap ‘Israel’ oleh Mahkamah Pidana Internasional (ICC).

Secara terpisah AS mengancam untuk menjatuhkan sanksi terhadap ICC jika mereka melanjutkan upaya menyelidiki dan mempidanakan prajurit Amerika.

Baca: ICC Desak Israel Hentikan Serangan di Gaza

Saat ini ICC sedang mempertimbangkan pemidanaan terhadap sejumlah tentara AS untuk dugaan pelanggaran hukum terhadap para tahanan di Afghanistan.

Baca Juga

Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah

Bolton dilaporkan akan mengancam Pengadilan Pidana Internasional dengan sanksi jika melakukan penyelidikan terhadap AS dan ‘Israel’.

AS juga menolak proses di ICC terkait laporan Palestina atas berbagai pelanggaran yang dilakukan penjajah ‘Israel’ di wilayah pendudukan.

John Bolton mengancam AS akan menjatuhkan sejumlah sanksi jika perkara-perkara itu dilanjutkan.

Sanksi itu antara lain, para hakim dan jaksa ICC akan dilarang masuk AS, dan dana mereka di Amerika bisa dibekukan.

“Kami akan memproses mereka (para hakim dan jaksa ICC) dengan sistem hukum AS. Kami akan melakukan hal yang sama terhadap negara atau prushaan mana pun yang membantu ICC dalam pemidanaan warga Amerika,” tandasnya.

Baca: Palestina akan Tuntut Israel atas ‘Kejahatan Perang’ ke Mahkamah Kriminal Internasional

atas ‘Kejahatan Perang’ ke Mahkamah Kriminal Internasional

Departemen Luar Negeri mengumumkan pada akhir bulan lalu bahwa AS akan memotong lebih dari $ 200 juta bantuan ekonomi untuk Palestina dan mengarahkan dana tersebut ke proyek-proyek lain. Seorang pejabat Departemen Luar Negeri mengatakan, keputusan itu dibuat “pada sesuai arahan Presiden Trump” untuk memastikan dana tersebut dihabiskan “sesuai dengan kepentingan nasional AS …”

Keputusan tersebut dapat meningkatkan ketegangan antara AS dan para pemimpin Palestina, yang telah memutus komunikasi dalam perundingan damai setelah Trump mengumumkan pemindahan Kedutaan AS di ‘Israel’ ke Yerusalem (Baitul Maqdis).

Gedung Putih, yang dipimpin oleh penasihat senior Jared Kushner, belum merilis rencana perdamaian Timur Tengah yang telah lama dinantikan, yang melibatkan ‘Israel’ dan Palestina.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatASICCisraelJohn BoltonMahkamah Pidana InternasionalOrganisasi Pembebasan PalestinaPLOWashington
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PBB Peringatkan 30 Ribu Orang Melarikan dari Idlib, Erdogan Ingatkan Resiko Kemanusiaan
Tulisan selanjutnya Paus Dituduh Tutupi Kasus Pelecehan Seksual, Vatikan Siapkan Tanggapan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Berita
13 Juli 2026 06:00
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

20 Februari 2026 07:00
BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?