Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Indeks Kebahagiaan Dunia Turun ke Level Terendah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 September 2018 05:54 5:54 am
Ama Farah
Dipublikasikan 12 September 2018 13:49
Bagikan
Kelompok Kristian menyerang dan menghancurkan sebuah masjid di Bangui, Republik Afrika Tengah (CAR) tahun 2013
Bagikan

Hidayatullah.com–Tingkat kebahagiaan di antara populasi dunia berada pada tingkat terendah dalam satu dekade, demikian menurut survei yang dipublikasikan hari Rabu (12/09/2018).

Ini juga menunjukkan jumlah orang yang mengakui depresi dan kekhawatiran mereka yang berjumbai sedang meningkat.

Republik Afrika Tengah yang terkena dampak konflik (CAR), adalah tempat yang paling tidak bahagia tahun lalu menyusul Iraq di tempat kedua, menurut Gallup.

“Secara kolektif, dunia lebih tertekan, khawatir, sedih, dan kesakitan hari ini daripada yang pernah kami saksikan sebelumnya,” ungkap Mohamed Younis, redaktur pelaksana Gallup, dalam kata pengantar untuk studi tersebut, seperti dikutip Reuters.

Baca: Pejabat PBB sebut ada Horor dan Kebencian di Afrika Tengah

Gallup melakukan survei kepada lebih dari 154.000 orang di 146 negara mengenai apakah mereka merasakan sakit, khawatir, stres, marah atau sedih. Dikatakan bahwa suasana global sedang suram sejak survei pertama pada 2006.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Wilayah Afrika Sub-Sahara memimpin, dengan 24 dari 35 negara yang disurvei mencapai posisi terendah dalam 10 tahun pada tahun 2017, yang didominasi kerusuhan masyarakat yang melumpuhkan sistem perawatan kesehatan dan menyebabkan orang-orang kelaparan.

“Di CAR dan beberapa negara lain, persentase penduduk yang hanya berjuang untuk mendapatkan kebutuhan dasar cukup tinggi,” kata penulis utama studi tersebut, Julie Ray.

Baca: Tujuh Kunci Penjuru Kebahagiaan 

CAR telah dirusak oleh kekerasan, dengan sebagian besar negara sekarang berada di luar kendali pemerintah, dan sekitar tiga dari empat penduduk mengatakan mereka mengalami rasa sakit dan khawatir.

Negara-negara kaya pun tidak kebal terhadap penurunan indeks kebahagiaan. Sekitar setengah warga AS yang diwawancarai mengatakan bahwa mereka tertekan.

Ekonom Jan-Emmanuel De Neve mengatakan melihat suasana global yang memburuk dengan latar belakang meningkatnya kekayaan dan kemajuan material terlihat cukup menggangu.

“Mungkin ada indikator yang lebih struktural di sekitar peningkatan kekayaan yang tidak cukup inklusif,” kata De Neve, seorang profesor di Universitas Oxford yang menulis tentang hubungan antara pendapatan dan kebahagiaan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bahagianCARdepresiduniaGallupIndeks KebahagiaankonflikRepublik Afrika Tengah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tunanetra 39 Tahun Hafal Qur’an dalam 8 Bulan
Tulisan selanjutnya Aung San Suu Kyi Kembali Tak Hadir di Sidang Umum PBB

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?