Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Istri Benjamin Netanyahu Korupsi Uang Makanan Senilai Milyaran

Ahmad
Terakhir diupdate: 8 Oktober 2018 05:13 5:13 am
Ahmad
Dipublikasikan 7 Oktober 2018 22:05
Bagikan
Sara Netanyahu
Bagikan

Hidayatullah.com–Sara Netanyahu, istri Perdana Menteri ‘Israel’, hari Ahad muncul di pengadilan dalam sidang perdana kasus penyalahgunakan dana pemerintah untuk membayar ratusan pesanan makanan yang bernilai milyaran.

Sara, 59, dituduh melakukan penipuan dan penyalahgunaan kekuasaan pada bulan Juni.

Menurut surat dakwaan yang diajukan pada bulan Juni, Sara, bersama dengan seorang pegawai pemerintah, dengan curang menyalahgunakan dana nasional untuk membayar pesanan makanan dari restoran senilai sekitar US $ 100.000 (Rp 1,5 Milyar) dengan alasan tidak ada koki di kediaman resmi perdana menteri.

Netanyahu, yang terlihat tegang ketika ia masuk sidang, membantah telah melakukan kesalahan. Sarah akan menghadapi hukuman lima tahun penjara jika bersalah.

Wanita ini tidak berkomentar kepada wartawan dan duduk di bangku di belakang pengacaranya. Laporan media ‘Israel’ mengatakan sesi itu akan berurusan dengan masalah prosedural, kata kantor Reuters melaporkan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Puluhan Ribu Pengunjuk Rasa Menentang Benyamin Netanyahu terkait Korupsi

Dalam siding hari Ahad (7/10/2018), Sara hanya sempat marah dengan banyaknya kamera yang menyorotinya.

Pengacara Netanyahu berpendapat bahwa dakwaan tidak berlaku karena peraturan untuk memesan makanan secara hukum tidak valid dan seorang pekerja rumah tangga telah memesan makanan tersebut meskipun ada protes Netanyahu.

“Jika kami bahkan sampai ke tahap menghadirkan bukti, saya percaya kehormatan Anda mungkin akan tertawa,” kata salah satu pengacaranya, Yossi Cohen, kepada pengadilan. Dia tidak diminta untuk memasukkan permohonan.

Dalam rentang waktu 2010 hingga 2013, ibu negara ‘Negara penjajah’ ini  diduga berbohong soal tidak tersedianya makanan di rumah perdana menteri sehingga menyuplai makanan dari restoran yang dipesan dari berbagai restoran ternama di Yerusalem (Baitul Maqdis) termasuk restoran Italia, Asia Barat, dan Jepang.

Baca: Polisi ‘Israel’ Rekomendasikan Netanyahu Dituntut

Pada Desember 2011, jaksa mengatakan dia memesan makanan ke kediaman perdana menteri dengan harga total 24.164 shekel—lebih dari $6.500 dolar. Hanya beberapa bulan kemudian pada bulan April 2012, keluarga itu memesan makanan seharga 26.061 shekel—lebih dari $7.100.

Berdasarkan hukum ‘Israel’, jika tidak ada juru masak di kediaman perdana menteri, diperbolehkan untuk memesan makanan siap saji. Namun jaksa mengatakan keluarga Netanyahu memiliki seorang juru masak yang ditunjuk negara untuk dipekerjakan di kediaman mereka, namun tetap saja memesan makanan, dengan pembayar pajak ‘Israel’ yang memungut tagihan.

Pengacaranya mengecam dakwaan, menggambarkannya sebagai “palsu dan halusinasi”

“Untuk pertama kalinya dalam sejarah, dakwaan dijatuhkan untuk seorang istri pemimpin karena mie dan bungkus makanan dari enam sampai tujuh tahun silam,” sebut pengacara Sara seperti dilansir AFP.

Baca: Usai Membantai di Gaza, Putra Nentahayu: Persetan dengan Turki

“Tidak ada penipuan, tidak ada pelanggaran kepercayaan atau kejahatan lainnya. Makanan itu bukan untuk keluarga Netnayahu, tetapi untuk orang lain, termasuk pekerja di kediaman. Kami yakin pada akhirnya bahwa keadilan akan berbicara. Kebenaran dan logika akan menang,” katanya kepada CNN.

Dakwaan itu merupakan pukulan bagi pasangan yang telah menghadapi beberapa investigasi kriminal lainnya.

Benjamin Netanyahu telah ditetapkan sebagai tersangka dalam dua investigasi kriminal terpisah dan diinterogasi sebagai tersangka di sepertiga. Polisi mengatakan mereka memiliki cukup bukti untuk menuntut pemimpin ‘Israel’ atas tuduhan penipuan, penyuapan, dan pelanggaran kepercayaan dalam kasus-kasus itu.

Sara Netanyahu juga menggunakan dana negara untuk membayar para pelayan untuk menyiapkan makanan pada akhir pekan dan selama acara-acara pribadi, menurut jaksa, yang mengatakan bahwa para pelayan yang dipilih adalah terdaftar sebagai “tenaga ekstra” untuk menyembunyikan fakta bahwa mereka sedang dipekerjakan secara ilegal.

Di saat Sara diperiksa, suaminya sendiri juga dalam pemeriksaan untuk kasus dugaan korupsi. Netanyahu dicurigai menerima hadiah mewah, termasuk sampanye dan cerutu mahal, dari pengusaha ‘Israel’ Arnon Milchan dengan imbalan bantuan, yang memicu spekulasi bahwa ia mungkin terpaksa mengundurkan diri.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Benyamin NetanyahudanaisraelKorupsimakananNetanyahurestoranSARA
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Santri Yogyakarta Peduli Korban Gempa-Tsunami Palu
Tulisan selanjutnya Virus Kebohongan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?