Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pompeo: Saudi Kami Beri Waktu Beberapa Hari untuk Selidiki Kasus Khasoggi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 Oktober 2018 15:14 3:14 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Oktober 2018 22:06
Bagikan
Mike Pompeo bertemu Putera Mahkota Saudi Mohammad bin Salman
Bagikan

Hidayatullah.com–Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo mengatakan bahwa negaranya telah memberi Saudi beberapa hari untuk menyelidiki urusan hilangnya wartawan Saudi, Jamal Khasoggi.

Ia menjelaskan respon  Amerika akan diputuskan nanti, dan itu setelah dua hari dari pertemuan kelompoknya dengan Pangeran Saudi, Mohammad bin Salman di Riyadh.

Dalam perbincangan dengan para wartawan di Gedung Putih, Menteri Luar Negeri menjelaskan dia memberikan pengadaan kepada Presiden Donald Trump atas perjalanan kunjungannya ke Saudi dan Turki.

Menanggapi atas pertanyaan dari salah satu wartawan tentang kredibilitas Saudi dalam tindakan penyelidikan, Pompeo mengatakan bahwasanya mereka layak diberikan kesempatan untuk penyelidikan, kemudian Washington akan memutuskan apakah dia memiliki kredibilitas atau tidak.

Sebelumnya, mengutip media AS, Pompeo mengabarkan kepada Mohammad bin Salman hanya memiliki 72 jam untuk menyelesaikan penyelidikannya dalam dugaan pembunuhan Khasoggi dalam pertemuan keduanya pada hari Selasa di Riyadh.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Saudi Tolak Ancaman Barat terkait Hilangnya Jurnalis Jamal Khashoggi

Dia menegaskan bahwa jadwal untuk menghadapi situasi yang terbatas karena tekanan global meningkat.

Media  itu menambahkan bahwa Pompeo memperingtkan Mohammad bin Salman tentang bahaya (risiko) hancurnya status kerajaan di panggung dunia kecuali berakhirnya kasus ketidakpastian dalam dokumen Khasoggi.

Media ini juga mengomentari dengan perkataan bahwasannya meskipun foto-foto yang menunjukkan Pompeo dan Putra Salman sedang tersenyum, maka sebenernya pembicaraan di antara keduanya serius.

Sebelumnya dikutip dari jaringan CNN  dari sumber yang luas mengatakan bahwa Pompeo menjelaskan kepada Mohammad bin Salman bahwa “Saudi harus melakukan penyelidikan mereka dengan sangat cepat.”

Jika Saudi tidak meminta pertanggung jawaban tentang penyembunyian Khasoggie maka AS akan melakukannya karena sebab tekanan global.

Pompeo juga telah bertemu dengan Raja Salman bin Abdulaziz dan Putra Mahkota untuk membahas peristiwa hilangnya Khasoggi, lalu AS akan mengumumkan bahwa Putra Mahkota telah menyetujui penyelidikan darurat menyeluruh dalam penghilangan ini, dan itu setelah laporan bahwa Riyadh akan menyetujui terhadap kematian Khasoggi selama interogasi berjalan dengan cara yang salah.

Khasoggi, yang memegang izin tinggal di AS adalah seorang pengkritik terkemuka Putra Mahkota, hilang setelah memasuki Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober.

Hari Rabu, Mike Pompeo mengadakan pertemuan terpisah dengan Presiden dan Menteri luar negeri Turki selama sekitar 40 menit, pada Rabu (17/10/2018), di Ibu Kota Turki, Ankara.

Baca: Turki Selidiki Hilangnya Wartawan Arab Saudi yang Hilang Secara Misterius

Menlu Pompeo bertemu dengan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan dan Menteri luar negeri Mevlut Cavusoglu untuk membahas kasus hilangnya jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi.

Menteri luar negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan Pompeo akan memberikan informasi tentang kasus hilangnya Khashoggi.

Khashoggi menghilang ketika mengunjungi Konsulat Arab Saudi di Istanbul, pada 2 Oktober lalu, untuk melengkapi dokumen-dokumen pernikahan.

Setelah pertemuan, Pompeo tidak memberikan keterangan mengenai pembahasan selama 40 menit, dengan Cavusoglu dan Presiden Tayyip Erdogan.*/Ali Muhtadin

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatJamal KhasoggiMenteri Luar Negeri ASMike PompeoMohammad bin SalmanPangeran SaudiTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wanita Australia Ini Palsukan Diagnosis Kanker Demi Uang
Tulisan selanjutnya Depkeh AS Selidiki Pedofilia di Gereja Katolik Pennsylvania

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?