Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

60 Orang Tewas Tertabrak Kereta di Festival Hindu India

Ahmad
Terakhir diupdate: 20 Oktober 2018 13:55 1:55 pm
Ahmad
Dipublikasikan 20 Oktober 2018 13:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Lebih dari 60 orang dilaporkan tewas dan sekitar 100 orang lainnya luka-luka setelah sebuah kereta api menabrak sekumpulan orang di Amritsar, kawasan utara negara bagian Punjab, India, Jumat (19/10/2018) malam.

Kepolisian menyebut, saat peristiwa itu terjadi para korban tengah berdiri di sepanjang rel untuk menonton perayaan Dusshera , festival Hindu yang memperingati kemenangan dewa kebaikan atas roh jahat.

Para korban tak mendengar suara kereta saat mereka melihat patung Dewa Ravana yang berisi petasan dibakar.

Menurut polisi, terdapat sejumlah anak-anak di antara korban tewas.

Baca: Berbau Islam, India Ganti Nama Kota Bersejarah Allahabad

Sebelum kejadiaan nahas itu terjadi, para penonton festival itu tengah melihat prosesi pembakaran patung serta pertunjukan kembang api.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebagian penonton kemudian bergerak mendekat ke arah rel. Sejumlah laporan menyebut panitia meminta penonton menjauh dari petasan.

Ada pula kesaksian yang menyebut kerumunan itu mendekati rel karena khawatir patung dewa yang dibakar akan jatuh menimpa mereka.

Sejumlah saksi berkata, sebagian besar korban sedang merekam festival itu melalui ponsel sehingga tak sadar kereta api berkecepatan tinggi berjalan ke arah mereka.

Korban luka akibat insiden ini diperkirakan lebih dari 100 orang.

Kepolisian mengatakan, suara riuh petasan dan penonton membuat para korban tak mendengar kedatangan kereta api.

Baca: Nonton Festival Navaratri, Pria Hindu Dalit Dipukuli Hingga Tewas 

Kereta yang menabrak kerumunan itu memiliki rute dari Jalandhar menuju Amritsar.

“Saya mengevakuasi jenazah dari rel…tangan saya penuh darah,” kata saksi mata bernama Amar Nath kepada BBC.

Amit Kumar, warga lokal, menyebut Dusshera  adalah perayaan yang rutin digelar. “Setiap tahun banyak orang duduk di rel saat festival digelar,” ujarnya.

Menteri Negara Bagian Punjab, Amarinder Singh, mendeskripsikan insiden itu sebagai sesuatu yang tragis. Dalam akun Twitter miliknya, ia menyebut otoritas setempat tengah memobilisasi personel ke tempat kejadian.

Amarinder berkata, para korban akan mendapatkan penanganan medis gratis.

“Kami akan melakukan segalanya untuk menolong korban luka.”

“Saya sudah memerintahkan pejabat distrik melakukan apapun untuk memastikan penanganan medis terbaik bagi para korban,” ujarnya.

Baca: Sebuah Resiko Maut Kasta Terendah di India 

Setelah insiden itu, pemerintah setempat menyatakan hari berkabung. Seperti dilansir Reuters, sekolah dan perkantoran di kawasan itu menghentikan aktivitas mereka, Sabtu ini.

Perdana Menteri India, Narendra Modi, menyebut peristiwa itu menyayat hati. Sejumlah pihak memperkirakan jumlah korban tewas masih dapat bertambah.

Festival Dusshera  adalah perayaan kemenangan Dewa Rama atas raja iblis berkepala sepuluh, Ravana.

Di sebagian besar wilayah India, Dusshera   dirayakan dengan Ramlila, sebuah foklor yang berkisah tentang perang selama 10 hari. Puncak perayaan itu adalah pembakaran patung Ravana dengan petasan di tanah lapang.

Prosesi pembakaran dilakukan setelah matahari tenggelam karena Ravana disebut tewas ketika matahari tak lagi bersinar atau ketika malam.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dewadussheraHinduIndiaKecelakaankereta apiperayaan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mazahir Salih, Muslimah Pertama di Dewan Kota Iowa City
Tulisan selanjutnya Penjaminan HAM pada Penindakan Terorisme dinilai Gagal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Berita
31 Agustus 2026 21:38
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?