Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Berbau Islam, India Ganti Nama Kota Bersejarah Allahabad

Ahmad
Terakhir diupdate: 18 Oktober 2018 09:48 9:48 am
Ahmad
Dipublikasikan 18 Oktober 2018 09:46
Bagikan
Kota Allahabad diganti Prayagraj berbau Hindu
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintahan nasionalis Hindu di Uttar Pradesh India mengubah nama kota bersejarah yang kental Islam, Allahabad dengan nama baru, Prayagraj, sebuah nama bernuansa Hindu.

Allahabad terletak di negara bagian terpadat di India, Uttar Pradesh (UP), dengan 1 juta penduduk.  Menteri Kesehatan UP Siddarth Nath Singh menyebut proposal penggantian nama disampaikan dalam rapat kabinet oleh Menteri Kepala Uttar Pradesh Yogi Adityanath pada Selasa (16/10/2018), tulis Aljazeera.

Menteri Kepala, panggilan resmi untuk Gubernur di India atau kepala pemerintahan suatu provinsi/negara bagian.

“Seluruh anggota gembira dan mulai hari ini Allahabad berganti nama menjadi Prayagaj,” papar Singh seperti dilansir dari Aljazeera, Rabu (17/10/2018).

Allahabad merupakan kampung halaman Perdana Menteri pertama India Jawaharlal Nehru. Berlokasi 650 kilometer sebelah tenggara India, nama Allahabad diberikan oleh Kerajaan Islam Mughal yang berkuasa di wilayah itu pada abad 16.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Kebencian terhadap Muslim Meningkat, Pria Muslim India Dibakar

Sementara nama baru Prayagaj terinspirasi dari nama pertemuan Sungai Gangga dan Yamuna, yang menjadi tempat festival besar umat Hindu India Kumbh Mela dilaksanakan setiap Januari.

Perubahan nama ini, dikecam kelompok oposisi. Juru bicara Partai Kongres Onkar Singh menyebut perubahan nama dianggapnya mengecilkan perjuangan warga Allahabad dalam mengusir penjajah Inggris.

“Kota itu adalah sumber inspirasi,” ucap Onkar Singh.

Dalam sejarah kemerdekaan India, Allahabad adalah kota tempat pertemuan para pemimpin pejuang kemerdekaan di akhir abad 19. Menurut Onkar Singh, Allahabad merupakan tempat pembentukan gerakan kemerdekaan India dari penjajah Inggris.

Perubahan nama Allahabad dilakukan di tengah kekhawatiran dan serbuan kritik terhadap Perdana Menteri Narendra Modi. Pemimpin partai beraliran nasionalis Hindu, Bharatiya Janata Party (BJP), dituding berupaya menghapuskan keberagaman dan identitas sejarah India.

Sejak Adityanath – pendeta Hindu yang dituduh menghasut kekerasan terhadap minoritas Muslim India – ditunjuk untuk memimpin UP tahun lalu, ia mengusulkan untuk mengganti beberapa nama bangunan era Kerajaan Mughal di negara bagian tersebut.

Sebagai catatan, Adityanath, adalah pendeta Hindu anti-Islam yang memuji larangan perjalanan ke Amerika Serikat bagi umat Muslim dan menyamakan bintang Bollywood Shah Rukh Khan dengan teroris, dipilih menjadi pemimpin Negara Bagian Uttar Pradesh, India

Tahun lalu, ia mengganti nama Stasiun Kereta Api Mughalsarai Junction setelah ideolog Hindu Denn Dayal Upadhyaya, dan mengusulkan untuk mengganti nama bandara di Bareilly, Kanpur dan Agra dengan nama Hindu.

Baca: Menjadi Muslim di India Hari ini Lebih Berat

1,3 miliar penduduk India adalah sekitar 80 persen Hindu dan 14 persen Muslim, sisanya terdiri dari orang Kristen, Sikh dan minoritas lainnya.

Sejak Bharatiya Janata (partai politik yang menaungi Narendra Modi), memenangkan kendali atas UP pada Maret tahun lalu, menghasilkan mayoritas terbesar di negara bagian itu sejak 1977.

Secara resmi negara ini adalah negara sekuler, tetapi BJP selama bertahun-tahun telah memperebutkan pemilihan umum dengan platform nasionalis Hindu, dengan anggota partai di masa lalu dituduh membuat pernyataan anti-Muslim untuk mempolarisasi pemilih Hindu.

Sejumlah laporan menyebutkan bahwa Adityanath dipilih untuk memperkokoh dukungan Modi di Uttar Pradesh dalam Pemilu 2019 mendatang.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AllahabadHinduIndiaislamKerajaan Islam MughalKota BersejarahPrayagrajUttar Pradesh
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sejumlah Catatan untuk RUU Pesantren
Tulisan selanjutnya Etnis Uighur Berkisah Penyiksaan dan Pemerkosaan di ‘Kamp Cuci Otak’ China [2]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?