Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Solusi Bagi Sempitnya Hati

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 November 2018 10:48 10:48 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 November 2018 10:48
Bagikan
Bagikan

KALAU pada tulisan sebelumnya dibahas mengenai tanda-tanda sempitnya hati sebagai langkah antisipatif dan preventif, maka tulisan ini berfokus pada solusi bagi sempitnya hati sebagai cara kuratif atau penyembuhan bagi yang sudah terjangkit olehnya.

Dalam buku “al-Ḍaiq” (2004: 113-146) karya Abdullah bin Husain Syuqail disebutkan ada beberapa solusi untuk mengatasi penyakit ini.

Pertama, bertaubat dari dosa dan maksiat. Dalam hidupnya, tidak ada manusia yang pernah luput dari dosa. Dalam suatu hadits disebutkan, setiap Bani Adam pasti melakukan kesalahan dan sebaik-baik orang yang melakukannya adalah yang mau bertaubat.

Di dalam surah at-Tahrim ayat 8 juga disebutkan perintah taubat, “Wahai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kalian semua kepada Allah.” Dengan baertaubat, dosa-dosa atau maksiat yang menjadi titik hitam dalam hati akan bersinar dan cerah kembali. Sehingga, hati yang sebelumnya sempit akan menjadi lapang kembali.

Baca: Jangan Galau, Allah Selalu Menyertaimu!

Hatta bagi orang yang merasa dosanya sudah menumpuk –selama belum sekarat atau menuju maut—peluang untuk taubat masih terbuka lebar. Penulis menyebutkan, “Taubat adalah langkah pasti untuk menuju istiqamah dan menyongsong hidayah Allah, menjauhkan diri dari ketergelinciran dan kenistaan.”

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Kedua, kembali kepada Allah dengan amal saleh. Dalam surah al-Furqan ayat 70 disebutkan bahwa orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh, maka kejahatan yang mereka lakukan akan diganti oleh Allah menjadi kebajikan karena Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang.

Ketika seseorang yang merasakan kesempitan hati, maka segeralah mengatasinya dengan amal saleh. Amal dalam kategori ini dalam agama ketika memenuhi dua unsur penting: (1) Ikhlas karena Allah Subhanahu wata’ala. (2) Mengikuti syariat atau contoh dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam.

Amal yang ikhlas sangat berpengaruh kepada hati. Karena itulah Umar bin Khattab Radhiyallahu ‘anhu pernah meriwayatkan sabda Nabi, “Sesungguhnya amalan itu tergantung pada niatnya.” (HR. Bukhari dan Muslim) Jika melakukan ibadah karena Allah dan Rasul-Nya maka yang didapat adalah rida keduanya. Sementara itu, ketika yang dicari adalah dunia, maka yang didapat adalah hanya dunia, itupun kalau dapat sangat besar kemungkinan membuat hati sempit dan semakin jauh dari Allah dan Rasul-Nya.

Baca: Kenali Tanda-tanda Sempitnya Hati Sejak Dini 

Mengikuti syariat atau teladan Nabi juga sangat penting. Agama ini menjadi rusak salah satunya ketika banyak orang mengaku beramal saleh –dalam hal ibadah—namun tidak ada contohnya dari Nabi. Padahal, beliau pernah berpesan, “Barangsiapa mengamalkan suatu amalan yang tidak ada contohnya dari kami maka tertolak.” (HR. Muslim)

Ketiga, melakukan amal saleh yang membantu penyembuhan sempitnya hati. Sebagai contoh: (1) Mencintai Allah dan kembali kepada-Nya (2) Menunaikan shalat. Tentunya dengan memenuhi syarat dan rukunnya. (3) Berbakti kepada kedua orangtua. (4) Bersabar (5) Dzikir dan doa (6) Membaca al-Qur`an menghayati makna dan kandungannya. (7) Menghadiri majelis dzikir dan ilmu. (8) Sedekah. (9) Jihad. (10) Mengeluarkan penyakit hati atau sifat tercela dari dalam hati (11) Meninggalkan sikap berlebihan.

Dengan melakukan beberapa amalan tersebut, insya Allah hati yang sebelumnya sempit akan menjadi kembali luas dan lega.

Keempat,   membentengi diri dari bujuk rayu setan, dorongan yang memerintakan keburukan dan desakan hawa nafsu. Orang akan kesulitan menyebuhkan sempitnya hati ketika tidak membentengi diri dari ketiga hal itu.

Baca: Carilah Sumber-Sumber Kelapangan Hati (bagian 1) 

Setan sejak Adam hingga hari kiamat akan selalu menggoda dan menggelincirkan manusia. Kalaupun ditakdirkan tidak ada setan, manusia masih punya potensi buruk yang bisa menggelincirkan dirinya, yakni: nafsu ammara bis-sū` atau desakan hawa nafsu. Makanya, dalam kisah Yusuf ada ungkapan bahwa jiwa manusia berpotensi menyuruh kepada keburukan (QS. Yusuf [12]: 53).

Dalam surah asy-Syams ayat 9-10, memang dijelaskan bahwa jiwa manusia itu diberi potensi keburukan dan kebaikan. Jika dia mengikuti kebaikan dengan selalu mensucikannya, maka dia menjadi orang beruntung. Namun, ketika dirinya menuruti jalan yang buruk, dengan mengotori jiwanya, maka dia akan menjadi orang yang rugi.

Demikian juga masalah sempitnya hati, ia bisa diatasi dengan melakukan perbesihan jiwa dari rayuan setan dan potensi buruk jiwa manusia, sehingga merasa lapang dan leluasa melakukan perbuatan-perbuatan kebaikan.

Insya Allah, dengan bertaubat, kembali kepada Allah dengan amal saleh, melakukan amal-amal saleh penunjang dan membentengi diri dari godaan setan dan potensi buruk jiwa, orang yang hatinya sempit menjadi lapang kembali.*/Mahmud Budi Setiawan

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:amalamal Sholehhatilapang dadasempit hati
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Fotografer Terkenal Ditahan Saat Berkunjung ke Xinjiang
Tulisan selanjutnya Ahli hukum: Mengibarkan Bendera Tauhid Tak Melanggar Hukum

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Palestina Terkini

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis

Palestina Terkini
13 Juli 2026 05:55
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?