Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Populasi China Diperkirakan Mencapai Puncaknya 1,44 Miliar Pada Tahun 2029

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Januari 2019 06:28 6:28 am
Ama Farah
Dipublikasikan 7 Januari 2019 06:28
Bagikan
Polusi udara di China
Bagikan

Hidayatullah.com—Populasi negeri China akan mencapai puncaknya pada 1,44 miliar pada tahun 2029 sebelum memasuki periode penurunan yang “tak terhentikan”, kata laporan pemerintah.

Dilansir BBC Sabtu (5/1/2019), hasil studi China Academy of Social Sciences (CASS) mengatakan negara itu harus mengimplementasikan kebijakan untuk menangani jumlah tenaga kerja yang lebih sedikit dan populasi yang menua.

Kombinasi dari perubahan-perubahan itu dapat mengakibatkan “konsekuensi sosial dan ekonomi yang sangat tidak mengenakkan,” kata laporan itu.

Perkiraan terbaru Perserikatan Bangsa-Bangsa menyebutkan bahwa pada awal 2019 populasi mencapai 1,41 miliar.

Pada tahun 2015, negara berpenduduk paling banyak di dunia itu mengakhiri kebijakan satu keluarga satu anak guna mengatasi masalah-masalah kependudukan tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Laporan CASS terbaru itu dituangkan dalam Green Book of Population and Labour.

Apabila tingkat fertilitas tetap rendah, populasi bisa menurun menjadi 1,17 miliar pada tahun 2065.

Studi itu juga memprediksikan kenaikan tingkat dependensi, artinya jumlah orang non-pekerja seperti manula dan anak-anak lebih banyak dibanding pekerja.

Masih menurut laporan itu, meskipun pelonggaran kebijakan satu anak akan bermanfaat pada jangka panjang, dalam jangka pendek kebijakan itu akan meningkatkan dependensi.

Prakiraan sebelumnya mengatakan populasi manula China dapat menyentuh angka 400 juta pada tahun 2035, naik dari 240 juta pada tahun 2017.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anwar Ibrahim Temui Prabowo Subianto
Tulisan selanjutnya Klarifikasi Taiwan soal Dugaan Kerja Paksa Mahasiswa Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?