Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Cawapres Ma’ruf Amin Bilang Jokowi Siapkan ‘Tol Langit’

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 Februari 2019 23:55 11:55 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Februari 2019 05:30
Bagikan
Bekisting pierhead di proyek Tol Becakayu roboh di Jalan DI Panjaitan, Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Selasa (20/02/2018) dinihari.
Bagikan

Hidayatullah.com– Calon Wakil Presiden 02 KH Ma’ruf Amin menyebut pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) tengah menyiapkan pembangunan ‘Tol Langit’. Merujuk rencana pembangunan infrastruktur percepatan ekonomi digital.

“Tidak saja tol darat, tol laut dan tol udara, tapi juga tol langit yaitu namanya yang kita gunakan untuk digital,” kata Kiai Ma’ruf di Jakarta, Ahad (24/02/2019).

Menurut Ma’ruf, ekonomi digital telah berkembang pesat dewasa ini. Empat perusahaan rintisan karya anak bangsa kini berstatus unicorn atau value perusahaannya sudah di atas USD1 miliar atau setara Rp 14 triliun.

Mereka adalah Tokopedia, Gojek, Traveloka, dan Bukalapak. Meski bervaluasi besar, unicorn masih mencatatkan kerugian. Keempat unicorn ini banyak disuntik oleh investor asing, artinya sahamnya dikuasai investor luar negeri.

Baca: Tiga Risiko Unicorn di Indonesia Dikuasai Asing

Dilansir Indonesia Inside, Gojek merupakan startup pertama Indonesia yang mendapat gelar Unicorn. Hal ini setelah 4 Agustus 2016 lalu menerima pendanaan senilai USD 550 juta dari konsorsium 8 investor yang digawangi oleh Sequoia Capital dan Warbrug.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Masalah muncul ketika startup ‘lokal’ ini dikuasai asing. Menurut Direktur Eksekutif ICT institute Heru Sutadi, data akan menjadi bisnis baru ke depan. Karena siapapun yang menguasai data akan menjadi pemenangnya.

“Ketika investor asing menguasai data maka mereka bisa mengolahnya menjadi berbagai hal. Termasuk menjadikan Indonesia sebagai pasar dan konsumen dari produk-produknya,” ujarnya.

Senada, ekonom Indef Bhima Yudisthira menyatakan, startup unicorn umumnya mengandalkan modal asing yang jumlahnya cukup dominan untuk menjalankan bisnisnya.

“Ketika masuk modal asing, maka kedaulatan data dan produk yang ada di startup berisiko menjadi tergadaikan. Padahal data merupakan privasi sekaligus sumber daya paling penting di era ekonomi digital. Ini rentan disalahgunakan. Profit yang paling besar juga dinikmati oleh investor asing,” ujarnya.

Baca: Diduga Bocor, Data 4 Juta Pelanggan Unicorn ini Dijual Online

Diberitakan hidayatullah.com sebelumnya, salah satu platform unicorn ‘lokal’ tersebut tersandung masalah dugaan kebocoran data. Belakangan ini di Twitter beredar tangkapan layar sebanyak empat juta daftar data pengguna Tokopedia, dijual di laman selly.gg.

Data tersebut di antaranya memuat informasi tentang nama, nomor ponsel, email, dan alamat pengguna. Bahkan tercantum pula penawaran jika hanya ingin membeli data nomor ponsel saja. Dikutip Viva, Jumat (22/02/2019), lmaman selly.gg adalah platform yang menjual produk digital.

Dalam tangkapan layar yang diduga menjual data pengguna Tokopedia itu, tertulis dalam Bahasa Inggris: “Kami menjual data Tokopedia berbasis email pelanggan.”

Lebih dari itu, ada pula tangkapan layar yang menunjukkan deretan nomor telepon dan alamat email.

Sejumlah warganet yang kemungkinan pengguna Tokopedia mencuitkan keresahan isu dugaan kebocoran data itu. Salah satunya The Lone Star, yang ketika berita ini dibuat telah men-tweet hal tersebut baru-baru ini.

“Kebocoran Tokopedia memang meresahkan juga. Ada email dan nomor telepon yang disebar.” tulis The Lone Star.

Pihak Tokopedia telah membantah jika terjadi kebocoran data.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:E-commerce Indonesiajalan tolJokowi-Ma'rufKH ma'ruf Aminstartuptol langitunicorn
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menag Ajak Guru Madrasah Isi Medsos dengan Hal Mencerahkan
Tulisan selanjutnya Kaisar Jepang Akihito Turun Tahta Akhir April 2019

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?