Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Feminis Minta Jerman Kurangi Pajak Pembalut Wanita

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Mei 2019 06:15 6:15 am
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Mei 2019 06:15
Bagikan
Pembalut dan tampon yang dianggap barang mewah di Jerman.
Bagikan

Hidayatullah.com—Tampon dan pembalut wanita dianggap sebagai “barang mewah” oleh otoritas perpajakan di Jerman. Kaum feminis meminta parlemen agar menghapuskan peraturan pajak tersebut.

Majalah Jerman Neon and einhorn, sebuah perusahaan pemula Jerman, menyeru agar masyarakat menandatangani petisi sampai akhir Mei guna mendesak wakil-wakil rakyat di parlemen menghapuskan pajak yang dikenai atas produk-produk higiene wanita berupa pembalut dan tampon.

Saat ini di Jerman, pembalut wanita dikenai pajak pertambahan nilai sebesar 19%, yang juga biasa dikenai atas “barang-barang mewah”.

Neon and einhorn mengingnkan agar pemerintah menurunkan pajak barang-barang tersebut setidaknya menjadi 7% atau setara dengan kebanyakan bahan pangan pokok.

“Wanita mengalami menstruasi … mau atau tidak. Ini bukan suatu kemewahan dan seharusnya tidak dipajak sedemikian itu,” kata Neon and einhorn seperti dilansir DW Jumat (3/5/2019).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Wakil-wakil rakyat Jerman akan membahas masalah itu di parlemen apabila petisi didukung sedikitnya 50.000 tanda tangan warga sampai 28 Mei ini.

Australia dan Kanada sudah menghapus pajak pertambahan nilai atas produkproduk higiene wanita tahun belakangan ini. Sementara Spanyol dan Prancis menurunkan besaran pajaknya setelah mendapat tekanan dari masyarakat.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ramadhan, Muslim Bikers Sholeh Bali Akan Gelar Pengabdian Masyarakat
Tulisan selanjutnya Kaum Madyan dan Akibat Kecurangan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?