Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Multaqo Ulama Aswaja Tolak Proyek OBOR yang Diteken RI-China

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 Mei 2019 13:46 1:46 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Mei 2019 13:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Ribuan ulama, kiai, habaib, dan pengasuh pondok pesantren se-Indonesia menolak proyek One Belt One Road (OBOR) -lebih anyar disebut Belt and Road Initiative (BRI)- yang baru saja ditandatangani pemerintah Republik Indonesia dengan pemerintah Republik Rakyat China.

Para tokoh agama tersebut memantapkan keputusannya lewat Multaqo Ulama Ahlussunnah Waljamaah (Aswaja). Multaqa ulama menilai proyek OBOR akan membuat Indonesia buntung dan justru merugikan rakyat.

Forum yang juga dihadiri muhibbin dari seluruh Indonesia ini digelar di Pondok Pesantren Darussalm, Wanaraaja, Garut, Jawa Barat, Ahad (12/05/2019) 7 Ramadhan 1440H.

Para tokoh agama Islam berkumpul guna membahas persoalan krusial, yaitu kerja sama Indonesia-China dalam proyek OBOR.

Berdasarkan pengamatan, beberapa ulama, kiai, habaib, serta pimpinan Ponpes yang hadir antara lain: Habib Kholilullah Abu Bakar Al Habsyi, Pengasuh Mahad Ratibul Hadad, Jakarta Timur, KH Dr Fahmi Lukman, Ulama Aswaja Bandung, Jabar, KH Sakhro Wardi, KH Tatang Muchtar, KH Ali Bayanullah, KH Dr Nawawi, KH Anda Yasin, KH Yasin Munthaha, dan masih banyak lagi lainnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca: Walhi: Pemerintah Tak Konsisten pada Proyek OBOR dengan China

Para ulama memandang, proyek OBOR tersebut hanya membuat Indonesia buntung dan negeri ini akan menjadi jajahan baru bagi China.

Peserta Multaqo juga khawatir dengan ancaman ideologi komunis yang pernah menjadikan umat Islam sebagai sasaran pembantaian di masa lalu akan terulang kembali.

Apalagi penandatanganan kerja sama ini tampaknya dipaksakan, di saat hiruk pikuk proses Pemilu 2019 yang belum kelar dengan berbagai temuan dan laporan kecurangan.

Oleh karena itu, Multaqo Ulama sepakat menolak kerja sama Indonesia-China lewat proyek OBOR ini.

Hadir pula dalam multaqo ulama Aswaja itu ulama, kiai, dan pengasuh Ponpes Jawa Timur di antaranya:

Dari Jombang, KH Nizar, KH Misbah Halimi, KH Farid Ma’ruf; Ulama Madura: KH Thaha Chalili, Pengasuh Ponpes Al Munthaha, Bangkalan, Kiai Chairil Anam, dari MIUMI Sumenep, Kiai Abu Fadil, Sumenep, dan sebagainya.

Ulama Tapal Kuda Jatim antara lain: KH Abdullah Amroni, PP Kiai Sekar Al Amri Probolinggo, Gus Tuhu, Kiai Ahmad Sukirno, Kiai Saefudin Zuhri, dan kiai serta ulama lainnya.* INI-Net

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ahlussunnah WaljamaahASWAJABelt and Road InitiativeBRIchinaChinaisasiMultaqo UlamaOBOROne Belt One Road
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menolak Jabat Tangan dan Memandang Wajah Wanita, Politisi Muslim Belgia Dipidana
Tulisan selanjutnya Hermeneutika tak bisa menggati tafsir Al Quran Ketika Ulama Dizalimi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kebutuhan Dai Masjid Ibukota Mendesak, DPW Hidayatullah DKI Jakarta Gagas Madrasah Muballigh Muda

Berita
22 September 2026 15:12
Haiti Ekstradisi 18 Tersangka Pembunuhan Presiden Jovenel Moise ke Amerika Serikat
Kompleks Makam Imam Al-Bukhari Kembali Dibuka Usai Renovasi Besar-Besaran
Demi Umrah, Pemuda Turki Rela Nebeng 40 Kendaraan Melintasi 3 Negara
Turki Minta Dunia Bersatu Lindungi Anak di Ruang Digital

Terbaru

  • Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
  • Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
  • Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing
  • Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang
  • Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti
  • Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran
  • Menentang Wajib Militer Para Pelajar Jerman Mogok Sekolah
  • Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia
  • Buka MIHAS 2026, Wakil PM Malaysia Dorong Pembentukan ASEAN Halal Council
  • Hujan Deras Merendam Bangkok

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?