Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Wanita Tuli dan Bisu Jadi Korban Israel

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 Januari 2004 09:56 9:56 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Januari 2004 09:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kejadian memilukan itu terjadi diduga karena wanita yang bernama Halima Rajeh itu tidak dapat mendengar dan merespons teriakan tentara Israel yang memperingatkannya.

Untungnya, nyawa Halima Rajeh Bari selamat. Menurut saksi mata, dia hanya luka-luka usai pasukan Negeri Zionis itu melepaskan tembakan ke arahnya di dekat Desa Saniria, timur Qalqilya. Saat itu wanita 38 tahun itu sedang menuju rumah kaca dekat pemukiman Yahudi di Shaari Tikva. Dia dibawa ke sebuah rumah sakit Israel.

Jubir militer Israel menyatakan, wanita itu melanggar jam malam di Saniria. Itu diberlakukan untuk mencegah masuknya pelaku bom bunuh diri ke Israel. Karena itu, tentara berteriak kepada Bari dan memintanya kembali pulang. Setelah itu, mereka melepaskan tembakan peringatan ke arahnya. Sebelum dievakuasi ke rumah sakit, wanita itu mendapat pertolongan pertama dari pasukan Israel.

Sementara itu, di Ramallah keluarga para tahanan Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israeli mengganggu sidang kabinet di Tepi Barat, kemarin. Mereka meminta Otoritas Palestina segera bertindak guna menjamin kebebasan keluarga mereka yang ditahan.

Sekitar 150 orang berkumpul di depan markas pemerintah Palestina di Ramallah. Mereka mengancam akan menyerbu bangunan itu saat Perdana Menteri Ahmed Qorei mengadakan pertemuan dengan para menterinya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menteri Urusan Tahanan, Hisham Abdelrazzek, kemudian meninggalkan rapat dan menemui para demonstran. Namun, mereka ingin Qorei menemui mereka. PM Palestina itu pun akhirnya keluar dan mengatakan kepada demonstran bahwa masalah tahanan salah satu prioritas utama pemerintahannya.

Namun, pernyataannya itu disela para pendemo. “Kami tak hanya menginginkan kata-kata. Kami ingin tindakan,” tuntut mereka.

Di Israel Utara, sekitar 250 tahanan Palestina memulai hari pertama aksi mogok makan untuk memprotes peraturan restriktif baru di penjara Ramle. Hal itu diungkapkan Klub Tahanan Palestina (Palestinian Prisoners? Club). Menurut PPC, aksi itu ditujukan untuk menentang instalasi dinding kaca antara tahanan dan pengunjung dan penggunaan telepon untuk berbicara. Langkah ini meniru keadaan di penjara AS.

“Ini aksi peringatan yang bisa menyebar ke penjara lain jika dinding kaca tidak disingkirkan,” ujar Issa Qaraqa, kepala PPC. Menurut organisasi tersebut, saat ini terdapat sekitar 7.500 warga Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel. (afp)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hizbut Tahrir Protes Larangan Jilbab
Tulisan selanjutnya Awas! Banyak Caleg Sakit Jiwa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI

Terbaru

  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?