Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bosnia Pindahkan Migran dari Bihac ke Tempat Pembuangan Sampah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Juni 2019 08:14 8:14 am
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Juni 2019 08:14
Bagikan
Kamp pengungsi Vucjak, Bosnia.
Bagikan

Hidayatullah.com—Sampai 700 migran dari Asia dan Timur Tengah yang tidur menggelandang di kota Bihac, Bosnia, telah dipindahkan ke sebuah kamp yang berada di bekas tempat pembuangan sampah (TPS) dekat perbatasan dengan Kroasia.

Dilaporkan Reuters, beberapa puluh tenda putih yang baru didirikan tampak hari Rabu (19/6/2019) di sebuah lapangan rumput yang dikelilingi pepohonan dan semak serta dijaga polisi. Di bawah terik matahari yang menyengat, para migran berbaris untuk mengambil jatah makanan dan antri mengguna kran air untuk membersihkan badan dan bercukur.

“Ini bukan kamp,” kata Mohammed Jamil asal Pakistan. “Di sini hanya ada tenda, tidak ada fasilitas apa-apa, tidak ada toilet, tidak ada makanan layak.”

Lembaga-lembaga di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa mengkritik Bosnia karena tidak menyediakan fasilitas sanitasi di kamp Vucjak tersebut dan karena pemilihan lokasinya yang banyak ranjau peninggalan era perang 1990-an.

Para migran yang dipindahkan dari Bihac juga mengeluhkan kondisi kamp baru yang terisolasi dan banyak sarang ular. Di Bihac mereka bisa mendapatkan akses ke toko, apotek dan internet.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pihak berwenang Bosnia beralasan para migran dipindahkan dari Bihac karena di kota itu mereka tidur menggelandang, di bangunan-bangunan tak terpakai yang berisiko terhadap keamanan dan kesehatan.

Sekitar 25.000 migran dan pengungsi memasuki negara di Balkan itu dari Serbia dan Montenegro tahun lalu, dan sekitar 9.000 orang tahun ini saja. Kurang lebih ada 6.000 migran yang bertahan di Bihac dan Velika Kladusa dekat perbatasan Kroasia. Namun, hanya sekitar 3.500 dari mereka yang ditampung di empat pusat transit yang terdapat di sana, sisanya tidur menggelandang di mana saja.

Bosnia bukanlah termasuk negara Eropa yang menjadi tujuan utama para migran dan pengungsi asal Afrika, Asia dan Timur Tengah yang membanjiri Eropa sejak beberapa tahun lalu. Negara itu hanya dijadikan tempat lewat atau transit oleh para migran dan pengungsi.

“Kami tidak ingin tinggal di sini, kami ingin pergi ke Italia atau Jerman,” kata Mohammad Jamil yang berusia 52 tahun.

Mohammed Ahmad, 25, yang juga berasal dari Pakistan, mengatakan bahwa polisi memperlakukan para migran dengan buruk, padahal hanya segelintir orang saja dari mereka yang mencoba berbuat onar.

Selam Midjic, sekretaris dari Palang Merah setempat, yang membagikan tenda, makanan, pakaian, dan barang kebutuhan higiene kepada para migran, mengatakan bahwa situasi di Vucjak dari hari ke hari terus membaik.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bosniamigranpengungsiVucjak
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saksi 02 Ungkap Ketidaknetralan Kepala Daerah Jateng hingga Ancaman Preman
Tulisan selanjutnya Mesir Melarang Keluarga Mohamad Morsi Menerima Pelayat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?