Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kabar dari Suriah

Milisi Syiah Hizbullah Bersumpah Tetap Berada di Suriah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 Februari 2014 10:12 10:12 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Februari 2014 10:12
Bagikan
Kelompok Hizbullah melakukan pawai mendukung rezim Bashar Al-Assad.
Bagikan

Hidayatullah.com–Pimpinan milisi Syiah Libanon, Hizbullah, Hassan Nasrallah, mengatakan anggotanya akan terus berperang mendampingi pasukan pemerintah tangan besi Suriah dalam perang sipil di negara itu.

Dalam pernyataannya yang disiarkan televisi pada Ahad (16/02/2014), ia menyerukan agar “kekuatan politik di dunia Arab” berupaya “menghentikan perang di Suriah”.

Jika perang berhenti maka “tentu saja” Hizbullah juga akan angkat kaki dari Suriah.

Kehadiran pasukan Hizbullah di lokasi perang telah menambah tinggi suhu ketegangan di negara itu, hingga berakibat pada meluasnya kekerasan hingga perbatasan Suriah-Libanon.

Milisi Syiah Hizbullah mendukung tentara Presiden Bashar al-Assad, sementara kubu Sunni Libanon mendukung pasukan oposisi dan para mujahidin Suriah.

Baca Juga

muslim spanyol
Muslim di Spanyol Ungkap Bahwa Setiap Jumat Seorang Warga Menjadi Mualaf
Pemimpin Rezim Suriah, Bashar Assad dan Istrinya Positif Covid-19
Rezim Assad Suriah Telah Menyiksa 98 Orang Sampai Mati dalam 2 Tahun Terakhir
PBB Prihatin Meningkatnya Kekerasan di Idlib Suriah setelah Serangan Rezim
Pakistan Kirim Bantuan Medis Terbesar Sejak Mewabahnya Covid-19

Nasrallah mengatakan tekad untuk bertempur membela Bashar al-Assad hingga pasukan ‘takfir’, begitu istilah yang disebutnya untuk para mujahidin.

“Kita akan tetap berada dimana kita harus berada, sikap kita belum berubah,”serunya, saat berbicara dalam sebuah upacara peringatan kematian tiga pimpinan Hizbullah dikutip BBC.

Naim Qassem, Wakil Sekjen Hizbullah dikutip situs Syiah Abna.ir, mengatakan akan tetap melanjutkan pekerjaan di Suriah membela Bashar al Assaad.

Dalam situs itu, Hasan Nasrullah juga meyakini, kemenangannya hanya soal waktu.

“Rakyat harus tahu bahwa Hizbullah akan meraih kemenangan dalam perang ini,  masalahnya  hanya waktu saja,” tandasnya.
Dikutip Sahabatsurah.com,  Senin 21 April 2013, pasukan rezim Bashar Al-Assad dibantu milisi Syiah Hizbullah, Divisi Garda Republik dari Damaskus serta milisia syabihah telah melakukan pembantaian besar-besaran di kawasan Jdaidah al-Fadl atau Jdaidah Artouz  di pinggiran Damaskus.

Sebanyak 350 orang warga Jdaidah Artouz menemui syahid (Insya Allah) dalam pembantaian itu. Termasuk di antara mereka adalah anak-anak kecil, wanita, orang dewasa dan warga umum lainnya. Sebagian dari mereka dibunuh dengan cara ditembak, sebagian lagi disiksa dan disembelih.

Seperti diketahui, milisi Syiah Hizbullah,  telah mengirim petempurnya untuk membantu pasukan pemerintah tangan besi Presiden Bashar al-Assad melawan rakyat dan pasukan oposisi.

Pemerintah Libanon pernah mengingatkan milisi Syiah Hizbullah menjauhkan diri dari kemelut Suriah. Peringatan ini pernah disampaikan Perdana Menteri Lebanon, Tamman Salam, kepada suratkabar Prancis “Le Figaro” dalam wawancaranya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kronologi Penangkapan Adam Amrullah
Tulisan selanjutnya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Kabar dari Suriah

Krisis Roti di Provinsi di Bawah Kontrol Rezim Assad di Suriah sedang Berkembang

20 Oktober 2020 21:40
Kabar dari Suriah

Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

12 Oktober 2020 10:15
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Truk di Al-Bab Suriah Menewaskan Sedikitnya 18 orang

7 Oktober 2020 11:05
Kabar dari Suriah

Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

30 September 2020 19:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?