Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Setujui Dana Sponsor dari Produsen Rokok, Menlu Swiss Dikecam WHO

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Juli 2019 18:14 6:14 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Juli 2019 18:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Menteri Luar Negeri Swiss Ignazio Cassis dihujani kecaman berkaitan dengan 1,8 juta franc Swiss yang disetujui sebagai dana sponsor dari produsen rokok terkenal Philip Morris International, yang akan digunakan untuk pembuatan paviliun Swiss dalam Expo 2020 di Dubai.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyorot tajam kesepakatan itu. Sementara Swiss School of Public Health –kelompok 8 universitas yang menawarkan program studi kesehatan– dalam surat yang ditujukan kepada Cassis mengatakan bahwa menerima uang dari hasil penjualan tembakau bertentangan dengan prinsip-prinsip etika kedokteran.

“Industri ini sudah membodohi publik selama puluhan tahun, menyebarkan kebohongan perihal efek merokok dan perokok pasif, dan dengan investasi yang luar biasa besar menyesatkan masyarakat agar percaya bahwa sains tidak sepakat dalam masalah (dampak negatif tembakau) ini,” kata Swiss School of Public Health dalam surat tiga halaman untuk Casiss, yang dipublikasikan hari Rabu (24/7/2019) seperti dilansir Euronews.

Kementerian Luar Negeri Swiss berusaha menghemat uang negara dalam keikutsertaannya di Expo 2020, dengan menetapkan 50% biaya akan ditutup dengan uang sponsor pihak swasta, kata seorang jubir kementerian.

Pihak kementerian mengatakan bahwa Cassis, yang merupakan seorang dokter dan bekas ketua asosiasi kesehatan nasional Public Health Schweiz, mengkaji ulang kesepakatan yang dibuatnya dengan Philip Morris dan berusaha mencari jalan guna mengatasi masalah tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Opsi-opsi sedang dikaji, tetapi belum jelas berapa lama hal itu akan berlangsung,” kata jubir tersebut.

Philip Morris merupakan produsen produk-produk tembakau terbesar di dunia. Perusahaan itu membuat rokok merek Marlboro, dan yang terbaru produk tembakau yang dipanaskan (rokok elektrik) guna memperluas pasarnya di luar pasar rokok tradisional.

WHO mengatakan Philip Morris melanggar MoU tahun 2011, yang pernah ditandatanganinya bersama lembaga antarpemerintah yang berbasis di Paris Bureau International Expositions (BIE), penyelenggara expo, berkaitan dengan isu kesehatan masyarakat dan kaitannya dengan acara-acara besar internasional.

MoU itu antara lain berisi larangan iklan, penjualan, promosi dan sponsor melalui produk-produk tembakau.

WHO saat ini sedang berkomunikasi dengan BIE, serta para pejabat Swiss di Bern, perihal masalah tersebut, kata seorang jubir WHO.

Sekitar 27% penduduk Swiss adalah perokok aktif atau perokok pasif, menurut sebuah survei tahun 2017 oleh Kantor Federal Statistik Swiss.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Expo 2020Philip Morrisswiss
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Puluhan Remaja Mabuk Serbu Pos Polisi Jerman
Tulisan selanjutnya Australia Siapkan Satgas Khusus Amati Facebook dan Google

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?