Hidayatullah.com—Pihak berwenang di Australia berencana meluncurkan satu unit kerja khusus yang bertugas memantau algoritma yang dipakai oleh perusahaan-perusahaan raksasa teknologi seperti Facebook dan Google.
Tujuan dari pemantauan itu adalah untuk mengungkap bagaimana mereka mencocokkan iklan dengan para penggunanya, lansir BBC hari Jumat (26/7/2019).
Kesatuan khusus itu akan dijalankan oleh Australian Competition and Consumer Commission (ACCC).
Pengumuman tersebut muncul hanya beberapa hari setelah pihak berwenang di Amerika Serikat mengutarakan rencananya untuk menyelidiki perusahaan-perusahaan teknologi tersebut.
“Perusahaan-perusahaan ini termasuk di antara yang paling kuat dan bernilai tinggi di dunia,” kata Menteri Keuangan Australia Josh Frydenberg.
“Mereka harus menanggung beban tanggung jawab dan aktivitas-aktivitas mereka harus lebih transparan,” imbuhnya.
Frydenberg mengatakan sudah saatnya masyarakat mengetahui bagaimana algoritma raksasa-raksasa teknologi itu bekerja.
Di masa lalu, para peneliti pernah mengklaim bahwa algoritma Google memprioritaskan pemasang iklannya dalam daftar hasil pencarian di platformnya.
Unit kerja baru di bawah ACCC itu hanyalah satu dari beberapa rekomendasi yang disodorkan dalam laporan komisi tersebut. ACCC juga menyarankan agar pemerintah memperketat undang-undang privasi dan menetapkan aturan terkait pengambilan untung oleh pihak perusahaan atas konten yang diunggah penggunanya.*